Berita

hatta taliwang/ist

Musuh Pemuda

Ditulis untuk Menyambut Hari Sumpah Pemuda
JUMAT, 26 OKTOBER 2012 | 23:07 WIB | OLEH: M. HATTA TALIWANG

MUSUHMU bukanlah teman sekolahmu.
Karena itu cuma urusan persaingan ego yang bisa diselesaikan dengan senyum.

Musuhmu bukan teman kuliahmu.
Karena sangat lucu calon intelektual kok tawuran padahal bisa diselesaikan di ruang diskusi.


Musuhmu bukan tetangga desamu.
Karena kalau datang banjir pasti kalian saling membutuhkan.

Musuhmu bukanlah mereka yang lain keyakinan atau suku.
Karena konstitusi bahkan nabi menjamin hidup rukun secara damai.

Musuhmu bukanlah mereka yang berlainan ormas denganmu.
Karena kalau soal "lahan rezeki" masih bisa diatur dengan perundingan.

Musuhmu yang sesungguhnya adalah mereka yang kerjanya mengadu domba kalian.

Mereka tidak senang kalian damai dan kompak.
Mereka seperti lele senang hidup di air keruh.
Mereka mahluk halus berhati busuk.
Mereka invisible hand.

Musuhmu adalah yang kawatir kalau kalian kompak akan menyerbu sarang-sarang tempat mereka sekongkol mengatur korupsi, tempat mereka kongkow menggadai negeri.

Dan tentu saja, mereka sangat khawatir dengan kekuasaannya terancam runtuh.

Pemuda,
Musuhmu adalah mereka yang terkekeh menyaksikan kalian tawuran.

Sementara mereka asyik menghitung hasil penyeludupan, hasil jual beli narkoba,
hasil komisi berbagai proyek, hasil setoran izin impor-ekspor, hasil mark up proyek,
hasil jual beli perkara, hasil rampasan tanah rakyat, hasil tipuan di bursa saham
hasil menggarong isi bumi dan seterusnya dan seterusnya.

Pemuda,
Ke isu isu itulah kamu berteriak.
Kesitulah enerjimu kau tumpahkan.
Kesitulah intelektualitasmu kau persembahkan.
Kesitulah nyalimu kau salurkan.

Berhentilah saling bunuh diantara kalian.
Kalian sudah hidup susah tapi jangan tambah tolol!

Stop tawuran, bidik musuhmu dengan tepat.
Jangan buat gaduh tidak karuan yang membuat rakyat membencimu.
Identifikasi dengan benar mana kawan mana lawanmu.

Jadi pemuda cerdik!
Jangan picik apalagi licik!
Jadi pemuda berharkat bukan khianat!

Bandung, 25 Oktober 2012
"Selamat Idul Kurban semoga pengorbanan pemuda bawa berkah"

Penulis adalah aktivis Gerakan Diskusi 77/78
[***]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Bahlil Maju Caleg di Pemilu 2029, Bukan Cawapres Prabowo

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:15

Temui Presiden Prabowo, Dubes Pakistan Siap Dukung Keketuaan Indonesia di D8

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:15

Rusia Pastikan Tak Hadiri Forum Perdana Board of Peace di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:06

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Mantan Pendukung Setia Jokowi Manuver Bela Roy Suryo Cs

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:58

Buntut Diperiksa Kejagung, Dua Kajari Sumut Dicopot

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:57

5 Rekomendasi Drama China untuk Temani Liburan Imlek 2026

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:47

Integrasi Program Nasional Jadi Kunci Strategi Prabowo Lawan Kemiskinan

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:44

Posisi Seskab Teddy Strategis Pastikan Arahan Presiden Prabowo Bisa Berjalan

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:41

Polri Ungkap Alasan Kembali Periksa Jokowi

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:39

Selengkapnya