marzuki alie/ist
marzuki alie/ist
"Karena kepentingan yang lebih besar, maka penyusunan RUU ini tidak dilanjutkan," ujar Marzuki di Nusantara II DPR, Senayan, Jakarta (25/10).
"Mekanisme untuk hal itu akan disesuaikan dengan tata tertib DPR dan peraturan DPR RI Nomor 30/2012 tentang Tata Cara Penarikan RUU," sambung dia.
Terkait RUU Kamnas yang mendapatkan tanggapan beragam dari masyarakat, Marzuki mengatakan, pada tanggal 23 Oktober 2012, pemerintah dalam rapat kerja pertama dengan Pansus telah menyampaikan RUU Kamnas yang telah mengalami revisi. Dari yang awalnya draf RUU Kamnas berisi 66 pasal menjadi 55 pasal.
"RUU yang akan dibahas hendaknya jangan menabrak UU yang sudah ada, dan tetap mengedepankan supremasi sipil, mengakomodasi semangat reformasi dan menegakkan nilai-nilai demokrasi, hukum dan HAM yang selama ini kita perjuangkan bersama," pungkasnya. [dem]
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
UPDATE
Jumat, 10 April 2026 | 22:20
Jumat, 10 April 2026 | 22:14
Jumat, 10 April 2026 | 22:06
Jumat, 10 April 2026 | 22:02
Jumat, 10 April 2026 | 21:43
Jumat, 10 April 2026 | 21:38
Jumat, 10 April 2026 | 21:16
Jumat, 10 April 2026 | 21:02
Jumat, 10 April 2026 | 20:48
Jumat, 10 April 2026 | 20:44