sabar di puncak kilimanjaro/ist
"Ekspedisi Rakyat Merdeka Menuju Tanah Papua" resmi dibuka malam ini, Jumat (19/10) oleh aktivis Papua sekaligus mantan Jurubicara Presiden era Gus Dur, Adhie Massardi. Dalam sambutannya, Adhie mengatakan, Sabar Gorky harus menularkan semangat yang luar biasa pada warga Papua. Kenapa Papua? Karena pada tanggal 28 Oktober mendatang Sabar akan mendaki Gunung Cartenz Pyramid, di Papua.
"Selama ini tanah Papua seolah-olah banyak masalah, tapi menyimpan kekayaan. Papua adalah adalah potongan dari surga, namun warga Papua tidak bisa menikmatinya," ujar Adhie dalam kata sambutannya di Pusat Perbelanjaan, Cilandak Town Square (Citos) Jakarta Selatan, Jumat (19/10).
Pria yang juga menjabat Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) ini juga mengatakan, Sabar bisa mengikuti jejak Gus Dur. Sama-sama punya kekurangan fisik, tapi dapat tempat di tanah Papua.
"Gus Dur juga disebut sebagai Bapak Papua, tolong sampaikan kirim salam saya kepada warga Papua," pintanya.
Sementara Promotor Ekspedisi Rakyat Merdeka Teguh Santosa, juga dalam sambutannya mengatakan, selama ini pihaknya selalu berusaha membantu Sabar agar bisa membuktikan, dia adalah seorang orang yang hebat dengan keterbatasannya.
"Sabar adalah orang yang luar bisa, dengan fisiknya yang terbatas, dia (Sabar) memiliki semangatnya yang luar biasa," ungkap Teguh.
Mengakhiri sambutannya, Teguh meminta dukungan dan doa restu semua pihak, agar rencana pendakian ke Cartenz di Papua pada tanggal 28 Oktober dan Aconcagua di Argentina pada tanggal 3 Desember 2012 dapat terwujud. "Keinginan Sabar menaklukkan tujuh gunung tertinggi di dunia semoga tercapai," harapnya
Dalam acara ini, sabar juga mengharapkan doa dan dukungan, agar pendakian yang telah direncanakan berjalan dengan lancar.
"Mohon doanya untuk pendakian kami, ini untuk membawa nama Indonesia. Saya akan berusaha untuk NKRI," pungkasnya disambut tepuk tangan pengunjung Citos.
Tahun 2009 yang lalu, Sabar Gorky meraih medali emas dalam kejuaraan Asia panjat dinding di Korea Selatan. Sementara pada tanggal 9 September ini, Sabar Gorky juga mengikuti panjat dinding di kejuaraan dunia panjat dinding yang berlangsung di Perancis, namun hanya menjadi juara empat.
Setelah pendakian Elbrus (5.642 mdpl) di Rusia dan Kilimanjaro (5.895 mdpl) di Afrika tahun 2011 lalu, bulan Oktober mendatang giliran puncak tertinggi Oseania, Cartenz (4.884 mdpl) di Papua yang akan ditaklukan Sabar Gorky bersama pendaki Top Ranger And Mountain Pathfinder (TRAMP) Jakarta dan pendaki dari Rakyat Merdeka Online yang tergabung dalam Ekspedisi Rakyat Merdeka-TRAMP.
Usai dari Cartenz, Tim Ekspedisi Rakyat Merdeka-TRAMP akan mencoba menaklukan gunung tertinggi di Amerika Selatan, Acouncagua (6.959 mdpl) di Argentina pada awal Desember 2012, sehingga total 4 gunung tertinggi yang telah didaki Sabar Gorky dan Tim Ekspedisi Rakyat Merdeka-TRAMP.
Acara eksibisi yang berlangsung selama tiga hari, (19-21/10) sendiri akan diisi dengan climbing excebition oleh Sabar Gorky dan kegiatan lainnya antara lain pameran foto hasil perjalanan Tim Ekspdisi Rakyat Merdeka sejak tahun 2011, talk show bersama para pendaki gunung Indonesia, sahabat pecinta alam dan instansi pemerintah yang akan diwakili oleh beberapa menteri terkait serta anggota DPR. Talkshow bertema Papua dan pagelaran budaya Papua juga akan digelar dalam kegiatan ini.
Tim Ekepedisi Rakyat Merdeka bersama TRAMP telah berhasil melaksanakan beberapa kegiatan yang berhubungan dengan petualangan di alam bebas dengan ikon pecinta olahraga panjat tebing, si pendaki kaki satu, Sabar Gorky.
[arp]