Berita

Lewis Hamilton

Olahraga

Hamilton Bukan Mata Duitan, Dia Ingin Kebebasan

Kepindahannya Dibela Niki Lauda:
SELASA, 02 OKTOBER 2012 | 08:43 WIB

Kepindahan pebalap McLaren, Lewis Hamilton ke Mercedes musim depan terus menuai kontroversi. Salah satunya, karena The Briton dinilai “mata duitan”. Dia dituding menerima pinangan lantaran mendapat bayaran mahal.

Namun, kabar tersebut langsung dibantah bekas pebalap F1, Niki Lauda. Menurut Lauda, kepindahan Hamilton karena ingin mencari tantangan baru. Dia ingin kebebasan.

“Saya sudah berbicara dengannya beberapa kali, tapi saya tidak perlu meyakinkannya. Hamilton sudah memiliki rencana sendiri dan saya tidak perlu meyakinkannya,” tegas Lauda.

Juara dunia F1 tiga kali (1975, 1977, 1985) ini mengaku tidak ada pembicaraan soal uang.

“Uang bukan masalah utamanya. Tawaran kami sangat dekat dengan McLaren. Pada akhirnya, Hamilton mencari sebuah tantangan baru,” tegas bekas pebalap berusia 63 tahun ini.

Di musim 2013 nanti, Hamilton akan menggantikan posisi Michael Schumacher yang kontraknya akan berakhir pada musim ini. Sementara itu, posisi Hamilton di McLaren akan digantikan oleh Sergio Perez.

Di tempat terpisah, bekas pebalap F1 asal Inggris Damon Hill menuturkan, Hamilton memutuskan hengkang karena dia merasa seperti dikurung selama di McLaren. Termasuk soal kehidupan pribadinya juga diatur oleh tim.

“Lewis telah berada seperti di kandang burung. Setiap inci kehidupannya diatur. Saya tidak bisa menyalahkannya jika memutuskan mencari tempat lain. lewis butuh meninggalkan McLaren untuk bisa merentangkan sayapnya,” ujar Hill di Autosport.

Alasan lain yang membuat Hamilton memutuskan pergi diyakini adalah terkait kebijakan McLaren soal trofi pemenang. Tim tersebut selama ini dikenal selalu mengambil trofi juara yang diraih driver-nya di beragam seri, sementara sang pembalap cuma diberi replikanya. Kondisi tersebut berkebalikan dengan yang terjadi di tim lain.

Hamilton memulai kariernya di F1 pada tahun 2007 lalu bersama McLaren. Bersama tim asal Jerman itu, Hamilton suksesmembuahkan satu gelar juara dunia pebalap tahun 2008. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya