Berita

Jorge Lorenzo

Olahraga

Cuaca Jadi Ancaman

Moto GP
MINGGU, 30 SEPTEMBER 2012 | 08:22 WIB

.Balapan MotoGP Spanyol yang akan berlangsung nanti malam (Minggu, 30/9) bakal sulit diprediksi. Kondisi cuaca di Sirkuit Aragon yang kerap diguyur hujan lebat bisa menyulitkan para pebalap.

Salah satunya pebalap tuan rumah Jorge Lorenzo yang gagal menampilkan performa terbaik­nya pada free practice atau lati­han bebas kedua, kemarin. Peba­l­ap tim Yamaha ini harus puas menjadi pebalap tercepat ketiga di bawah rekan setimnya Ben Spies dan pebalap Repsol Hon­da, Dani Pedrosa.

Lorenzo harus puas dengan membukukan waktu tercepat dua menit  0.746 detik, sementa­ra Spies dan Pedrosa membu­kukan catatan waktu masing-ma­sing dua menit 0.219 detik dan dua menit 0.285 detik untuk me­nempati posisi satu dan dua.

Sementara di sesi latihan be­bas pertama, Lorenzo urung tam­pil lantaran kondisi sirkuit se­pan­jang 5078 meter ini tidak sem­purna, setelah terkena tum­pah oli di sesi latihan Moto3 dan lintasan yang basah akibat guyu­ran hujan. pebalap Ducati Nicky Hayden menjadi yang tercepat di sesi latihan bebas pertama ini.

Kondisi cuaca yang tak me­nentu rupanya membuat Loren­zo frustasi. “Trek sangat licin. Kami melakukan cukup banyak lap tapi tak ada yang maksimal,” ujar Lorenzo di Autosoprt.

“Jika di balapan nanti kondisi cuaca masih tak menentu (hujan) pemenang balapan akan sulit di prediksi. Segala kemungkinan bisa terjadi,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Lorenzo bertekad untuk mengamankan posisinya di puncak klasemen, sekaligus menjadi juara musim ini. Kini, Lorenzo meraih nilai 270 atau unggul 32 poin dari ri­val terdekatnya yakni sama-sa­ma dari Spanyol, Dani Pedros. Se­dangkan, di posisi ketiga dipe­gang juara bertahan Casey Sto­ner dengan nilai 186.

Tak hanya Lorenzo yang me­ngeluhkan kondisi cuaca. Peba­lap Ducati Valentino Rossi juga meng­hadapi dilema terkait cuaca Sirkuit Aragon. The Doctor ingin balapan kembali digiyur hujan, sehingga bisa meraih hasil yang baik.

Apalagi, dia baru saja menda­pat suntikan semangat dengan naik podium kedua, setelah linta­san basah akibat diguyur hujan di GP San Marino Italia, akhir pe­kan lalu.

Namun, kondisi trek diperki­ra­kan bakal cerah saat balapan. Artinya The Doctor harus me­ngorbankan setingan motornya saat sesi kualifikasi. “Jika kuali­fikasi nanti hujan, maka kami bisa lebih cepat dan mencatat po­sisi yang lebih baik, tapi sa­yang­nya bagi kami ini juga bisa ber­arti sebuah kerugian,” kata Rossi seperti dikutip dari Autosport.

“Itu karena jika balapan pada hari Minggu sesuai prakiraan ber­langsung kering, maka pe­ba­lap-pebalap lain sudah punya set­tingan motor. Tapi semua ke­mungkinan bisa terjadi,” lanjut Rossi.

Untuk itu, rider yang musim depan bakal kembali memper­kuat Yamaha itu hanya ingin fokus pada balapan nanti dengan mencoba tampil sebaik mung­kin, baik dengan kondisi lintasan yang basah maupun kering.

“Saya harap jika kami terus bekerja untuk kondisi basah dan membuat modifikasi yang nor­mal untuk kondisi kering, maka itu akan menjadi setting yang ba­gus, tapi kami masih harus me­nunggu. Target kami adalah men­dapat po­si­si yang lebih baik jika nanti kem­bali hujan,” harap Rossi. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya