Berita

Caroline Wozniacki

Olahraga

Gelar Perdana 2012 Wozniacki

Korea Terbuka
SENIN, 24 SEPTEMBER 2012 | 08:40 WIB

Caroline Wozniacki berhasil mengakhiri kemarau gelar WTA tahun ini. Caro mengalahkan petenis Estonia, Kaia Kanepi, di final Korea Terbuka, di Seoul, hari Minggu (23/09).

Bagi Wozniacki ini adalah ge­lar WTA yang pertama dalam mu­sim tenis tahun ini. Wozniac­ki yang diunggulkan di tempat ter­atas menang dua set langsung atas Kanepi, 6-1 dan 6-0, dalam waktu satu jam dua menit.

Di babak semifinal hari Sabtu, Wozniacki yang berasal dari Den­mark, harus bermain tiga set ketika melawan petenis Rusia, Ekaterina Makarova 6-1, 5-7, 6-4.

Namun ia tidak memperli­hat­kan tanda-tanda kelelahan saat menghempaskan Kanepi.

“Pertandingan semifinal ber­lang­sung sangat sulit. Di babak fi­nal saya bermain habis-habisan dan bertekad untuk menang,” ka­ta Woz­niacki kepada wtatennis.com.

“Hari ini saya bermain bagus baik dalam posisi bertahan mau­pun menyerang. Itu sebenarnya kekuatan saya,” tambahnya.

“Saya sangat puas dengan stra­te­gi permainan,” tandasnya.

Ini adalah gelar juara pertama sejak Agustus 2011 namun ia menepis perkiraan bahwa ia akan segera kembali menjadi petenis no­mor satu di dunia.

“Saya ingin menikmati keme­na­ngan dan bersikap positif saja. Itu yang saya pikirkan saat ini,” ungkap Wozniacki.

“Tentu saya ingin prestasi saya lebih baik lagi musim depan dan se­moga hasil ini bisa mendorong sa­ya mendapatkan kembali per­mainan terbaik,” kata penghuni nomor 11 dunia ini.


Monfils Takluk

Petenis Prancis Gael Monfils gagal melangkah ke babak final turnamen Metz ATP 2012 setelah ditaklukan petenis Prancis An­dreas Seppi dengan 6-3, 6-1. Pa­da laga semifinal yang ber­lang­sung kemarin dini hari WIB, Mon­fils yang tengah bangkit dari cedera tak mampu mengimbangi permainan cepat unggulan keli­ma tersebut sejak set pertama.

Sekadar catatan, Monfils kem­bali bertanding pada pekan ini setelah absen selama empat bu­lan karena cedera. Termasuk ab­sen di Grand Slam akhir musim, Ame­rika Serikat Terbuka. Sem­pat mem­beri perlawanan di set per­tama, Monfils akhirnya keha­bisan tenaga saat menghadapi Seppi dan tumbang dua set langsung.

Atas kemenangan ini, Seppi akan bertemu unggulan teratas asal Prancis, Jo-Wilfried Tsonga.

Rekan senegara Monfils ini maju ke final setelah menga­lah­kan pemain veteran Rusia, Ni­ko­lay Davydenko, 6-0, 3-6, 6-4.

“Saya senang dapat kembali berada di final di sini. Saya agak positif mengenai permainanku,” kata Tsonga yang juga juara bertahan di turnamen ini.

“Selalu berat saat menghadapi Andreas. Ini akan menjadi per­tan­dingan yang sulit. Ia sangat solid dan belakangan bermain sa­ngat baik, maka saya akan mempersiapkan diri untuk per­tarungan besar,” tuntas Tsonga.

Musim 2011 lalu, Tsonga me­raih gelar ATP Metz yang men­jadi gelar ATP keenamnya deng­an mengalahkan Ivan Ljubicic, dari Kroasia 6-3 6-7 6-3. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya