Berita

ilustrasi

Olahraga

Dua Atlet Jabar Pecahkan Rekor

Panahan
KAMIS, 20 SEPTEMBER 2012 | 08:02 WIB

Dua atlet panahan putra dan putri dari Jawa Barat berhasil memecahkan rekor nasional se­kaligus rekor Pekan Olahra­ga Nasional (PON) pada no­mor ronde nasional perorang­an. Dua atlet tersebut; Asep Wan­di dan Syi­fa Nurafifah Kamal.

“Perasaan saya campur aduk, apalagi bisa mendapat medali emas dan membahagiakan orang tua. Tidak sia-sia hasil la­tihan se­la­ma ini,” kata Syifa Nu­rafifah Ka­mal di Pekanbaru, kemarin.

Dia mengatakan, yang lebih membahagiakannya lagi ada­lah karena baru pertama sekali mengikuti pesta olahraga na­sio­nal seperti ini secara lang­sung, hingga berhasil meme­cah­kan rekor.

Syifa Nurafifah mengatakan, meskipun sudah menggeluti cabang olahraga panahan ku­rang lebih enam tahun namun baru pertama sekali mengikuti PON. “Saya berharap ada per­hatian lebih dari pemerintah dae­rah kepada dirinya dan pem­binaan perlu ditingkat­kan,” ujar mahasiswi UPI Bandung ini.

Harapan serupa juga dike­mu­kakan Asep Wandi. Dia ber­harap pemerintah daerah bisa memberikan lapangan pekerja­an bagi atlet yang telah meng­harumkan nama provinsi di PON. “Saya ingin pemerintah memberikan pekerjaan, karena saya tidak punya kerjaan dan juga tidak kuliah,” ucapnya.

Asep mengaku baru pertama sekali mengikut PON dan keti­ka bertanding tidak pernah me­mikirkan lawan, yang dipi­kir­kannya hanya melawan diri sen­diri dan target. “Saya tidak per­nah berpikiran ada musuh. Musuh saya hanya target. Kita bisa menembak sebaik mung­kin, menembak kuning dengan nilai 10,” katanya.

Pertandingan ronde nasional beregu putri panahan, medali emas Riau, perak Jawa Timur dan perunggu Lampung. Ron­de nasional beregu putra, me­dali emas Jawa Barat, perak Ja­wa Timur dan perunggu Jawa Tengah. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya