Berita

Dani Pedrosa

Olahraga

Pedrosa Ogah Menyerah

MotoGP
SELASA, 18 SEPTEMBER 2012 | 09:36 WIB

MotoGP seri San Marino akhir pekan lalu (Minggu, 16/9), menjadi balapan yang sial bagi Dani Pedrosa. Gagal meraih finish, pebalap tim Repsol Honda ini belum menyerah dalam perebutan gelar juara MotoGP musim ini.

Balapan yang berlangsung di Sirkuit Misano ini berhasil dimenangi pesaingnya Jorge Lorenzo dari Yamaha. Sedangkan, Pedrosa yang berhasil meraih pole position, malah start dari belakang akibat mengalami masalah mesin, sehingga harus mengganti motor.

Kesialan pebalap asal Spanyol itu tidak berhenti di situ. Pada lap kedua, dia harus terjatuh dan keluar lintasan karena tersenggol motor Pramac Ducati yang ditunggangi oleh Hector Barbera.

Pantas saja, Pedrosa mengaku kecewa dengan hasil yang didapat di Sirkuit Misano. “Saya benar-benar kecewa, pasalnya saya berpikir bisa memiliki peluang untuk memenangkan balapan kali ini. Bahkan, meski memulai balapan dari posisi paling belakang,” kata Pedrosa.

Atas insiden tersebut, Lorenzo semakin melebarkan jarak selisih poin klasemen sementara menjadi 38 poin. Pedrosa yang menempati posisi kedua klasemen tidak mau menyerah, dia berjanji akan memengai lima seri yang tersisa untuk menjadi yang terbaik musim ini.

“Kejuaraan belum berakhir bagi saya. Masih ada lima balapan yang tersisa dan kami akan melakukan semuanya dengan baik,” tegasnya.

“Memang sekarang akan terasa lebih sulit, namun saya akan kembali melanjutkan semuanya. Kamu telah lakukan semuanya sejauh ini dengan motor yang cukup baik, dan cara saya membalap yang baik juga,” pungkasnya.

Sementara itu, pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo menaruh simpati kepada Pedrosa, yang gagal melanjutkan balapan di GP San Marino. Soalnya, dia juga pernah merasakan sama ketika di Sirkuir Assen, Belanda.

“Sejujurnya, kami sangat beruntung hari ini, karena tanpa masalah dengan lampu saat start Dani tidak kecelakaan. Ini hasil sial baginya; kami mengalami hal serupa di Belanda (tetapi) beruntung hari ini,” kata Lorenzo.

“Di kejuaraan, ini fantastis bagi kami, kami (bisa) sedikit lebih tenang sekarang. Kami membutuhkan hasil yang bagus.”

Lorenzo membantah jika balapan ini berlangsung lebih mudah setelah Pedrosa jatuh. Menurutnya, performa yang meningkat dari Valentino Rossi menjadi ancaman, sehingga dia tak bisa tenang.

“Saya memiliki momen yang besar, saya hampir jatuh di tikungan pertama pada lap ketiga. Bagaimana saya selamat, saya tidak tahu,” ujar juara MotoGP 2010 ini. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya