Berita

Petugas kebersihan sedang membersihkan air akibat hujan lebat

Olahraga

PON Kacau-Balau

- Venue Tenis Diguyur Hujan Angin, Pertandingan Dihentikan - Penginapan Atlet Bocor Dan Tidak Ada Listrik
MINGGU, 09 SEPTEMBER 2012 | 09:55 WIB

Berbagai kekurangan masih menghantui perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 di Riau. Kali ini, kondisi pe­ngi­napan  atlet dikeluhkan para atlet dan ofisial kontingen.

Salah-satunya, kondisi pengi­na­pan atlet anggar yang terletak di Rumah Susun Sewa (Rusuna­wa) Universitas Lancang Ku­ning, Pe­kanbaru, Riau yang ma­sih mem­prihatinkan. Akibatnya, kontingen anggar dari beberapa daerah ter­paksa meninggalkan penginapan.

Sampai Sabtu (8/9), kemarin, banyak ruangan yang masih di­perbaiki, sehingga membuat at­let merasa tidak nyaman. Selain itu, masih ada beberapa tempat yang bocor saat hujan turun. Le­bih pa­rahnya lagi, tempat para atlet un­tuk makan di malam hari harus dilakukan dengan meng­gu­nakan lilin karena belum ada pe­nerangan.

“Tempat tersebut memang mem­prihatinkan karena masih da­lam proses pengerjaan. Ada juga ruangan yang bocor sehing­ga mem­buat atlet kurang nya­man,” kata pelatih anggar Suma­tera Se­latan (Sumsel), Lucki Ramdani.

Oleh sebab itu, atlet Sumsel akan pindah ke tempat lain su­pa­ya atlet tenang dan nyaman saat bertanding.

Keluhan juga diungkapkan tim anggar Aceh. Ketua tim ang­gar Aceh, Edward menyatakan, tempat tinggal tersebut belum la­yak huni untuk atlet.

“Kamar man­di tidak memiliki bak se­hingga dengan kondisi ter­sebut atlet kurang nyaman ber­malam. Seharusnya panitia su­dah me­ngantisipasi karena PON terse­but sudah terjadwal,” kata Ed­ward.

Sedangkan, sarana pendukung  lain yang belum terselesaikan de­n­gan sempurna adalah wisma atlet yang terletak di areal Uni­versitas Islam Riau (UIR).

Meski begitu, Bangunan lima lantai yang diperkirakan mampu menampung sekitar 500 orang ini sudah ditempati oleh bebera­pa atlet.

Sem­entara itu, stadion tenis di kompleks PT Perkebunan Nu­san­tara V Pekanbaru tergenang air setelah hujan deras  melanda Riau.

Sebagian lantai stadion yang terdiri atas delapan arena terbuka itu tergenang air. Akibatnya, be­berapa atlet yang tengah uji tan­ding sejenak menghentikan ak­tivitas karena hujan disertai angin kencang.

Akibatnya, pertandingan tenis beregu putra dan putri yang di­mulai pukul 09.300 harus dihen­tikan.

Sebelumnya, di stadion ter­sebut terjadi in­siden runtuhnya atap kanopi ba­gian de­pan yang mengakibatkan tiga orang luka-luka.

Cabang sepakbola juga me­ninggalkan kekacauan menyusul mundurnya beberapa wasit. Ke­kacauan ini akibat dari dualisme di tubuh sepakbola Indonesia.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya