Petugas kebersihan sedang membersihkan air akibat hujan lebat
Petugas kebersihan sedang membersihkan air akibat hujan lebat
Salah-satunya, kondisi pengiÂnaÂpan atlet anggar yang terletak di Rumah Susun Sewa (RusunaÂwa) Universitas Lancang KuÂning, PeÂkanbaru, Riau yang maÂsih memÂprihatinkan. Akibatnya, kontingen anggar dari beberapa daerah terÂpaksa meninggalkan penginapan.
Sampai Sabtu (8/9), kemarin, banyak ruangan yang masih diÂperbaiki, sehingga membuat atÂlet merasa tidak nyaman. Selain itu, masih ada beberapa tempat yang bocor saat hujan turun. LeÂbih paÂrahnya lagi, tempat para atlet unÂtuk makan di malam hari harus dilakukan dengan mengÂguÂnakan lilin karena belum ada peÂnerangan.
“Tempat tersebut memang memÂprihatinkan karena masih daÂlam proses pengerjaan. Ada juga ruangan yang bocor sehingÂga memÂbuat atlet kurang nyaÂman,†kata pelatih anggar SumaÂtera SeÂlatan (Sumsel), Lucki Ramdani.
Oleh sebab itu, atlet Sumsel akan pindah ke tempat lain suÂpaÂya atlet tenang dan nyaman saat bertanding.
Keluhan juga diungkapkan tim anggar Aceh. Ketua tim angÂgar Aceh, Edward menyatakan, tempat tinggal tersebut belum laÂyak huni untuk atlet.
“Kamar manÂdi tidak memiliki bak seÂhingga dengan kondisi terÂsebut atlet kurang nyaman berÂmalam. Seharusnya panitia suÂdah meÂngantisipasi karena PON terseÂbut sudah terjadwal,†kata EdÂward.
Sedangkan, sarana pendukung lain yang belum terselesaikan deÂnÂgan sempurna adalah wisma atlet yang terletak di areal UniÂversitas Islam Riau (UIR).
Meski begitu, Bangunan lima lantai yang diperkirakan mampu menampung sekitar 500 orang ini sudah ditempati oleh beberaÂpa atlet.
SemÂentara itu, stadion tenis di kompleks PT Perkebunan NuÂsanÂtara V Pekanbaru tergenang air setelah hujan deras melanda Riau.
Sebagian lantai stadion yang terdiri atas delapan arena terbuka itu tergenang air. Akibatnya, beÂberapa atlet yang tengah uji tanÂding sejenak menghentikan akÂtivitas karena hujan disertai angin kencang.
Akibatnya, pertandingan tenis beregu putra dan putri yang diÂmulai pukul 09.300 harus dihenÂtikan.
Sebelumnya, di stadion terÂsebut terjadi inÂsiden runtuhnya atap kanopi baÂgian deÂpan yang mengakibatkan tiga orang luka-luka.
Cabang sepakbola juga meÂninggalkan kekacauan menyusul mundurnya beberapa wasit. KeÂkacauan ini akibat dari dualisme di tubuh sepakbola Indonesia. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51
UPDATE
Senin, 11 Mei 2026 | 08:20
Senin, 11 Mei 2026 | 08:09
Senin, 11 Mei 2026 | 07:50
Senin, 11 Mei 2026 | 07:40
Senin, 11 Mei 2026 | 07:27
Senin, 11 Mei 2026 | 07:09
Senin, 11 Mei 2026 | 06:40
Senin, 11 Mei 2026 | 06:10
Senin, 11 Mei 2026 | 05:59
Senin, 11 Mei 2026 | 05:40