Berita

Jorge Lorenzo

Olahraga

Cicipi Mesin Baru, Lorenzo Tidak Puas

MotoGP
KAMIS, 06 SEPTEMBER 2012 | 09:23 WIB

Untuk pertama kalinya, pebalap Yamaha Jorge Lorenzo melakukan tes MotoGP di Sirkuit Aragon. Hal itu dilakukan untuk menjajal performa mesin dan sasis baru yang akan dipakai Yamaha pada musim depan.

Dalam tes kali ini, Lorenzo harus puas menempati peringkat kedua di belakang Dani Pedrosa. Pemenang MotoGP Ceska ini tertinggal 0.488 detik dari Pedrosa. Lorenzo berharap sasis baru sudah siap dipakai sebelum akhir musim ini.

Untuk alasan itu, Yamaha mencoba untuk menawarkan keuntungan dari desain motor yang ada. Namun, Lorenzo merasa itu bukan masalah utamanya saat tes di Brno dan tetap belum yakin setelah tes hari pertama di Aragon.

“Kami mencoba sejumlah sasis baru. Sejauh ini, kami belum menemukan hal positif atau negatif dari motor prototype 2013 ini. Kami harus terus mencoba dan melakukan lebih banyak putaran lagi,” ujar Lorenzo.

Sementara itu, pebalap asal Spanyol ini mengakui akan mencoba mesin baru M1 pada Rabu waktu setempat. Diketahui, Lorenzo sudah memakai lima dari enam mesin untuk musim 2012. Satu mesin sudah rusak setelah bertabrakan dengan Alvaro Bautista di Assen.

“Besok kami akan mencoba mesin baru. Mungkin ini akan memberikan kami sedikit kekuatan pada trek lurus. Ini menjadi titik lemah kami. Kami ketinggalan sekitar 5km per jam dari Pedrosa. Motor Pedrosa memang lebih ringan, tapi mesin motornya sedikit lebih cepat,” tandasnya.

Lorenzo, yang merupakan peraih juara MotoGP 2010, saat ini memimpin 13 poin dari Pedrosa dengan balapan tersisa enam ronde lagi.

Tidak hanya Lorenzo yang berusaha memperbaiki penampilannya. Pengganti Casey Stoner sementara, Jonathan Rea juga mulai membaik di tes kedua di Aragon. Di tes kali ini, bekas pebalap Superbike ini hanya tertinggal 2.696 detik dari Dani Pedrosa, yang menjadi pemimpin.

“Hari ini saya mulai mendapatkan feel bagus antara saya dan mesin,” kata Rea. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya