Berita

Colin Edwards

Olahraga

Edwards Puas Dengan Performa Aprillia

MotoGP
SELASA, 04 SEPTEMBER 2012 | 09:13 WIB

Colin Edwards mengaku puas akan performa yang dihasilkan oleh motor Aprilia. Ia menilai mesin Aprilia terasa lebih halus sama seperti motor Yamaha Tech3 yang ia tunggangi musim lalu.

Pembalap berusia 38 tahun ini memang tak terlalu nyaman dengan performa mesin BMW-Suter pada motornya di musim ini. Kini Edwards pun mulai siap untuk beralih ke Aprilia yang dia nilai jauh lebih baik.

Edwards sendiri telah melakukan dua kali tes menggunakan motor Claiming Rule Team (CRT) yang memakai mesin Aprilia. Bahkan, saat sesi tes di Sirkuit Brno, Republik Ceska, 27 Agustus lalu ia mengaku puas, meski lap time-nya masih kalah cepat dari lap time BMW-Suter.

“Motor tersebut sangatlah bagus. Kami hanya melakukan perubahan sedikit dan terus mencari cara yang terbaik untuk memacunya lebih nikmat. Tenaga motor Aprilia pun cukup halus sama seperti motor yang saya tunggangi tahun lalu di Yamaha Tech3,” ungkap Edwards, seperti dilansir Crash.

“Semua telah didesain sesuai kebutuhan. Tenaganya sendiri cukup rata dari putaran bawah hingga atas,” sambungnya.

Akan tetapi, ia masih mendiskusikan dengan bosnya di tim NGM Forward Racing, Giovanni Cuzari, apakah ia dapat menggunakan motor tersebut di MotoGP San Marino, 16 September mendatang atau atau masih menggeber motor BMW-Suter.

Sementara itu, Bos tim Yamaha Tech3, Herve Pocharal mengaku geram dengan tawaran kontrak Ducati kepada pebalapnya, Carl Crutchlow. Soalnya,  tawaran tersebut membuat konsentrasi dan performa Crutchlow turun.

Seperti diketahui, Ducati sempat memberi tawaran kepada Crutchlow bergabung di musim depan untuk menggantikan posisi Valentino Rossi yang kembali ke Yamaha. Sayang, Ducati pada akhirnya malah memilih pebalap Yamaha Tech3 lainnya, Andrea Dovizioso.

Keputusan Ducati tersebut cukup membuat Crutchlow kecewa hingga membuat performanya menjadi buruk. Salah satunya saat MotoGP seri Indianapolis beberapa waktu lalu, di mana ia mengalami insiden. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya