Berita

Mohammad Yousuf

Olahraga

Jadi Banjir Prestasi Setelah Masuk Islam

Mohammad Yousuf
JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 | 08:05 WIB

Sejak masuk Islam pada tahun 2005, karir Mohammad Yousuf se­bagai atlet kriket Pakistan se­makin bersinar. Puncaknya, saat ia memecahkan rekor mencetak skor dalam setahun musim per­tandingan.

Atlet yang sebelumnya me­me­luk agama Kristen ini mengakui bahwa agama barunya mem­be­ri­nya spirit baru dan memberikan ketenangan dalam hidupnya. Le­laki yang sekarang berusia 37 ta­hun itu mengatakan, keya­ki­nan­nya akan pertolongan Allah SWT menjadi katalis kesuk­se­sannya di cabang olahraga kri­ket, dan mampu mengangkat cit­ra tim na­sional Pakistan.

“Hanya dengan pertolongan Allah saya bisa mencapai ini semua,” ujar Yousuf

Sebelum memeluk Islam, You­­suf bernama Youhana, ia me­rubah namanya saat ia me­mutus­kan mengucapkan dua kalimat syahadat. Yousuf merasa Allah Swt. memudahkan karirnya di cabang olahraga ini, karena sete­lah menjadi seorang muslim, You­suf banyak mencetak skor yang membawa kemenangan bagi tim kriket Pakistan.

“Perpindahan agama saya te­lah memberinya kekuatan un­tuk lebih fokus saat berada di la­pa­ngan. Saya punya uang dan po­pu­laritas. Tapi saya selalu me­rasa gelisah,” ujarnya.

Ketenangan itu didapatnya se­telah ia rutin melaksanakan salat lima waktu. “Menunaikan salat lima waktu sehari, membuat Anda disiplin dan kedisplinan itu akan terbawa saat bertanding di lapangan,” tukas Yousuf.

Pelatihnya, Bob Woolmer me­ngakui bahwa agama baru yang dianut Yousuf, membantunya un­tuk memperbaiki teknik pu­ku­lannya dan membangun kekua­tan mentalnya.  

“Islam telah membantunya untuk fokus pada ketrampilan­nya dan memberik bentuk bagi pola latihannya,” kata Woolmer.

“Tak ada keraguan, keislaman Yousuf telah mendorongnya pada sikap yang lebih tenang da­lam menghadapi situasi apa­pun,” sambung Woolmer, tanpa mengabaikan bahwa Yousuf memang atlet kriket yang ber­bakat. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya