Berita

Triyatno

Olahraga

Terima Bonus Olimpiade

Habis Lebaran Triyatno Menikah
SENIN, 20 AGUSTUS 2012 | 07:54 WIB

Atlet angkat besi putra In­donesia Triyatno sukses menjadi pahlawan Merah Putih di Olim­piade London 2012 lalu. Atlet yang turun di kelas 69 kilogram ini sukses meraih medali perak Olimpiade.

Medali ini menjadi prestasi tertinggi kontingen Indonesia  di pesta olahraga empat tahunan ter­besar di dunia tersebut. Pasal­nya,cabor bulutangkis yang di­harapkan bisa meraih medali emas di London, gagal total tan­pa membawa satupun medali.

Meski sukses memper­sem­bahkan medali buat Indonesia, namun atlet asal Lampung ini me­ngaku masih cukup tegang. Pasalnya, Triyatno akan melepas masa lajangnya pada bulan Sep­tember 2012 mendatang.

“Iya, sekarang masih tegang. Bukan karena mau bertanding, tapi karena mau menikah se­su­dah lebaran nanti,” ujar atlet ke­lahiran Lampung 27 Desem­ber 1987 tersebut.

Triyatno berhasil merebut me­dali perak pada laganya di Olim­piade London 2012 beberapa waktu lalu dengan mencatat total angkatan 333 kg lewat angkatan snatch 145 kg dan clean and jerk 188 kg pada kelas 69 kg.

Berkat prestasinya, ia berhak mendapatkan uang tunai sebesar Rp 400 juta, sementara rekannya Eko Yuli Irawan yang meraih medali perunggu di kelas 63 kilogram menerima Rp 200 juta, dan pelatih dari kedua atlet ang­kat besi tersebut memperoleh bo­nus sebesar Rp 75 juta.

Terkait bonus yang diberikan pemerintah, Triyatno mengaku akan memanfaatkannya untuk investasi dan ditabung untuk masa depan. “Selain untuk tam­bahan biaya menikah, bonus yang diberi pemerintah saya ta­bung. Saya juga investasikan de­ngan membeli sawah di kam­pung,” lanjutnya.

Ke depan, Triyatno pasang tar­get bisa meraih medali emas di Olimpiade Brazil 2016 men­da­tang. Untuk itu, dia berharap pe­me­rintah lebih mem­per­ha­ti­kan cabor angkat besi yang digelutinya.

“Kalau pembinaannya bagus, emas olimpiade dari cabang angkat besi bukan mustahil ter­capai. Minimal, persiapan di­la­kukan tiga tahun sebelum olim­piade,” tambah Triyatno. Selain itu, dia juga meng­ha­rap­kan agar gaji para atlet bisa diberikan te­pat waktu. Pasalnya, gaji terse­but dipergunakan untuk membeli kebutuhan vitamin para atlet.  Pada Olimpiade di London 27 Juli-12 Agustus Indonesia hanya meraih satu perak satu perunggu. Medali perunggu diraih atlet angkat besi lainnya, Eko Yuli Irawan. [HARIAN RAKYAT MERDEKA]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya