ilustrasi, Gula
ilustrasi, Gula
Jika konÂsumsi gula konsumen InÂdoÂnesia 12 kilogram per kapita per tahun, sementara produksi guÂla konÂsumsi yang diproduksi PT PerkeÂbunan Nusantara (PTPN) hanya 2,1 juta ton per taÂhun, maÂka hanya dapat meÂmeÂnuhi 60 persen konÂsumen gula seÂbanyak 120 juta penduduk Indonesia.
“Produksi PTPN gula hanya 2,1 juta ton per tahun. Artinya, hanya daÂpat memenuhi 60 persen konÂsumen gula, yakni sebanyak 120 juta penduduk Indonesia. PenÂÂduÂduk IndoÂnesia yang mengÂÂkonÂsumsi gula menÂcapai 200 juta ton per tahun. Ini berarti ada ketidakÂseÂÂimÂbaÂngan produksi dan konÂsumÂsi,†ujarnya di Jakarta, kemaÂrin.
Menurut Natsir, berÂbagai upaÂya dilakukan untuk menÂdongÂkrak produksi gula konsumÂsi muÂlai daÂri program reÂvitalisasi mesin pabÂrik gula yang sudah tua hingga perbaikan keÂbun tebu. Namun, masih jauh dari harapan untuk memenuhi keÂbuÂtuÂÂhan gula konÂsumsi untuk konsuÂmen InÂdonesia mulai dari Sabang samÂpai MeÂrauke.
“Jadi wajarlah provinsi di luar Jawa tidak menÂdapat distribusi gula PTPN, seÂhingga selalu meÂnimÂbulÂkan maÂsalah harga yang tingÂgi, distribusi yang tidak meÂrata dan sebagaiÂnya. Namun mau samÂpai kapan kondisi ini terus berulang?†tanyanya.
Dengan perhitungan angka terÂsebut, lanjut Natsir, maka PTPN gula hanya mampu memeÂnuhi konsumen gula yang ada di pulau Jawa, sehingga kesulitan unÂtuk meÂmenuhi kebutuhan yang berÂada di luar Jawa.
Menurut Natsir, stakeholder harus realistis melihat kondisi seÂkarang ini, bukan waktunya lagi mempertahankan egoisme sektoÂral bahwa kebutuhan gula konÂsumsi dapat dipenuhi PTPN gula, karena hal itu membuat staÂkeholÂder terjebak dengan persoaÂlan dan polemik harga dan distribusi.
Menteri PerÂindustrian MS HiÂdayat mengataÂkan, sebanyak 20 pengÂusaha naÂsioÂnal berminat membangun pabrik gula. “Saya mendapat koÂmitmen dari sebaÂnyak 20 penguÂsaha yang ingin mengembangkan pabrik gula,†ujar Hidayat. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23