Berita

gunung merapi 2010/ist

Benarkah Gunung Merapi akan Meletus Setelah Lebaran Nanti

SENIN, 13 AGUSTUS 2012 | 10:43 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Gunung Merapi kini bukan Gunung Merapi yang dulu lagi. Dapat dikatakan, Gunung yang terletak di utara Jogjakarta pada perbatasan dengan dengan Jawa Tengah itu telah berubah.

"Dulu, di akhir setiap letusan Merapi selalu ada 'kubah lava'. Sementara kini, setelah letusan tahun 2010 lalu sama sekali tidak ada kubah lava, dan Merapi terbuka hingga kini," ujar Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM, Dr. Surono.

Penjelasan Dr. Surono ini disampaikan untuk menjawab ramalan Kiai Mbeling Emha Ainun Najib tentang letusan Gunung Merapi usai Lebaran tanggal 20 Agustus nanti. Ketika berbicara di arena Kenduri Cinta di Taman Ismail Marzuku (TIM) pekan lalu (Jumat, 10/8), Cak Nun mengaku mendapatkan bisikan dari Allah melalui malaikat mengenai letusan itu.

Kata Cak Nun, letusan diperkirakan ke arah utara. Sementara gerakan asap yang biasa disebut sebagai wedhus gembel belum diketahui pasti.

Kembali ke penjelasan Dr. Surono yang kini akrab disebut Mbah Rono. Hal lain yang membuat ramalan itu patut diragukan karena Gunung Merapi tidak menunjukan peningkatan aktivitas.

"(Aktivitas Merapi), masih normal. Kecil kemungkinan akan meletus dalam waktu dekat, kecuali peningkatan aktivitas terjadi tiba-tiba secara signifikan," katanya lagi.

Dia juga mengatakan, kalaupun meletus kecil kemungkinan arah letusan ke utara atau ke arah Boyolali. Hal ini bukan karena ada Mbah Petruk, tetapi karena ada dinding Merapi Purba yang begitu kokoh. Dinding purba ini yang hampir tidak mungkin terbongkar. Letusan yang terjadi dua tahun lalu pun tidak ke arah utara karena dihambat dinding purba ini.

"Kawah Merapi terbuka ke arah selatan. Maka (bila meletus) letusan yang akan datang akan tetap mengarah ke selatan. Dinding bagian barat Merapi juga relatif tidak stabil dan tipis. Jika dinding ini terganggu dan longsor, kawah Merapi terbuka juga ke arah barat. Jika letusan ke arah barat, pakem Merapi kembali ke pola awal, sebelum 2006," Mbah Rono menerangkan. [guh]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya