Berita

ilustrasi, tol

Bisnis

Kemenkeu Ogah Danai Proyek Trans Jawa Lewat Gap Funding

Menteri Djoko Beralih Ke Program DIPA & BLU
RABU, 01 AGUSTUS 2012 | 08:22 WIB

Untuk proyek sekelas Jem­batan Selat Sunda (JSS) senilai di atas Rp 100 triliun, Menteri Ke­uangan (Menkeu) Agus Marto­wardojo me­ngu­­sa­hakan agar pendanaan­nya bisa dilakukan lewat Angga­ran Pen­dapatan Be­lanja Negara (AP­BN). Namun, untuk proyek Trans Jawa yang nilainya hanya ber­kisar Rp 20 triliun, Ke­menkeu justru ogah men­danai.

Menteri Peker­jaan Umum (PU) Djoko Kirmanto me­­ng­ata­kan, pem­­be­rian du­ku­ngan dana untuk pem­bangunan tol Trans Jawa akan tetap dila­kukan, mes­kipun Ke­men­terian Keuang­an (Kemen­keu) menya­takan tidak akan mem­beri­kan dana Viability Gap Funding (VGF)  pro­yek itu.

Menurut­ Djoko, pem­biayaan me­lalui APBN bentuknya bu­kan ha­nya VGF, tapi juga bisa du­ku­ngan berupa pelak­sanaan pem­­­bebasan tanah atau pem­bangu­nan seba­gian konstruk­si tol yang selama ini sudah di­te­rap­­kan un­tuk bebe­rapa ruas. Misalnya saja tol Sema­rang-Solo dan akses Tan­jung Priok.

“Pembiayaan bukan hanya bisa melalui VGF, tapi bisa dari alo­kasi DIPA (Daftar Isian Padu Angga­ran) langsung, atau BLU (Badan Layanan Umum) tanah. Kan sama saja berasal dari dana APBN yang menjadi dukungan pemerintah,” ujar Djoko di Ja­karta, ke­ma­rin.

Diper­kirakan, hanya enam dari sembilan ruas tol Trans Jawa yang dapat beroperasi pada 2014. Antara lain, Cikampek-Pa­lima­nan, Semarang-Solo, Solo-Ngawi, Ngawi-Kerto­sono, Kerto­sono-Mojokerto dan Mojo­kerto-Surabaya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya