Berita

Kristen F. Bauer/ist

Kristen F. Bauer: Masyarakat AS Hormati Umat Muslim

KAMIS, 26 JULI 2012 | 20:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemuda Muhammadiyah dan Organisasi Otonom Muhammadiyah tingkat pusat melakukan buka puasa bersama dengan Wakil Duta Besa Amerika Serikat, Kristen F. Bauer, Kamis (26/7) di Jl. Taman Surapati No 4, Jakarta Pusat.

Acara tersebut diikuti oleh 160 orang aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah tingkat pusat (Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiah, dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah). Acara ini digelar dalam rangka meningkatkan hubungan baik antara Kedutaan Besar AS di Jakarta dengan Muhammadiyah, khususnya dengan angkatan muda.

Dalam sambutannya, Kristen F. Bauer menyatakan ucapan terima kasih atas kerjasama dan hubungan baik yang selama ini terjalin antara Kedubes AS dengan Muhammadiyah. Kegiatan semacam ini dimaksudkan untuk meningkatkan komunikasi dan saling pemahaman antara Kedubes AS dan masyarakat Indonesia, khususnya Muhammadiyah.


Dia mengharapkan agar hubungan baik ini dapat dimanfaatkan oleh anak-anak muda Muhammadiyah terutama untuk mendapatkan peluang-peluang beasiswa dan pertukaran-pertukaran pemuda yang banyak diprogramkan oleh pemerintah AS.

Selain itu, Bauer juga menjelaskan tentang kehidupan keagamaan di AS. Dia menyatakan bahwa masyarakat AS saat ini sangat mengenal Islam dan menghormati seluruh kaum Muslimin yang ada di sana. Pluralitas masyarakat AS tidak menjadi masalah dalam membangun toleransi antar umat beragama.

Menurutnya, salah satu kesamaan antara Indonesia dan Amerika dapat dilihat dari sudut pluralitas masyarakatnya. Pluralitas tersebut ternyata menjadi kekuatan dalam membangun masing-masing negara. Indonesia harus berbangga memiliki kekayaan budaya dan bahasa yang dimiliki oleh masyarakatnya.

Untuk masa yang akan datang, Bauer berharap agar anak-anak muda Muhammadiyah dapat menjadi perekat kohesivitas sosial di tengah-tengah masyarakat. Perbedaan harus dijadikan sebagai kekuatan dalam merekat persatuan. Anak-anak muda diyakini lebih dinamis dalam melakukan kampanye perdamaian dan persatuan di tengah-tengah masyarakat.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya