Berita

hambalang/ist

Adhyaksa Dault: Harus Dicari, Otak Cerdas Pengubah Anggaran Hambalang

JUMAT, 20 JULI 2012 | 20:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Permasalahan proyek Hambalang timbul dari adanya perubahan anggaran konstruksi yang direncanakan awal sebesar Rp 125 miliar menjadi Rp 1,5 triliun. Oleh karenanya, selaku pejabat pembuat komitmen proyek tersebut, Deddy Kusdinar tidak mungkin bisa merubah alokasi anggaran tersebut.

"Harus dicari siapa otak cerdas sampai anggaran bisa berubah sebesar itu," ujar bekas Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault dalam wawancara di Metro TV (Jumat malam, 20/7).

Adhyaksa tidak yakin kalau Dedy Kusdinar yang kemarin ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, mampu merubah anggaran Hambalang. Sebab dia hanya mengurusi hal-hal teknis.


"Dia tidak punya kewenangan dan kemampuan merubah anggaran dari 125 miliar menjadi 1,5 triliun,"

Sebaliknya, bagi Adhyaksa, tak masuk akal kalau Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng tak mengetahui proyek yang belakangan diketahui menelan biaya konstruksi dan pengadaan barang senilai Rp 2,5 triliun itu.

Menurut dia, sekalipun pejabat pembuat komitmen menentukan pemenang tender, tanggung jawab proyek tetap berada di tangan menteri.

"Keppres dan Perpres menyebutkan proyek di atas  50 miliar adalah tanggungjawab menteri. Tidak mungkin menteri tidak tahu," tandas dia.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya