Berita

foke-nara/rmol

Ronde Kedua, Foke Menang Tipis Dari Jokowi

JUMAT, 13 JULI 2012 | 19:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Calon petahana Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli unggul tipis pada ronde ke dua Pilgub DKI Jakarta dari pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahja Purnama.

Begitu analisa Direktur Eksekutif Masyarakat Pemantau Kebijakan Eksekutif dan Legislatif Majelis Sugiyanto kepada Rakyat Merdeka Online sesaat tadi (Jumat, 13/7).

Hitung-hitungannya, bila hitungan resmi KPUD nanti tidak berbeda jauh dengan hasil hitung cepat beberapa lembaga survei, yakni Foke-Nara memperoleh 33 persen, sementara Jokowi 43 persen, maka kekuarangan suara untuk 50 persen plus 1 yang dibutuhkan Foke adalah 18 persen dan Jokowi 7 persen.


Menurut Sugy, suara 11 persen milik Hidayat Nur Wahid (PKS) dan 5 persen milik Alex Noerdin (Golkar+PPP) cenderung akan bergeser ke Foke-Nara, jagoan Partai Demokrat, daripada ke jagoan PDIP dan Gerindra, Jokowi-Ahok. Dengan tambahan suara tersebut maka Foke-Nara punya suara 49 persen berbanding dengan Jokowi dengan 43 persen.

"Alasannya, dasar ideologi Islam dari PKS dan PPP akan cenderung ke Foke-Nara ketimbang Jokowi-Ahok. Islam di Jakarta Islam fanatik," katanya.

"Golkar juga cenderung ke Foke. Sebagai barometer Pilpres 2014, sama saja bunuh diri bagi Golkar kalau mengalirkan dukungan ke Jokowi-Ahok karena Prabowo dan Megawati adalah musuh Aburizal Bakrie di Pilpres 2014," sambung dia.

Darimanakah Foke dan Jokowi menambah kekuarangan suaranya? Foke dan Jokowi akan berebut suara dari para pendukung calon independen yang berjumlah 7 persen. Diingatkan Sugy, suara indepenen cenderung abstain pada ronde ke dua 20 September mendatang. Mereka adalah suara anti partai. Meski begitu, peluang tetap ada pada Foke karena dua calon independen atau setidaknya dua cawagub independen kemungkinan besar akan mendukung Foke-Nara.

"Kalaupun suara itu abstain atau saling berbagi pada putaran ke 2, maka yang menang akan tetap Foke dengan hasil akhir unggul tipis, yaitu berkisar Foke 48 persen-49 persen : Jokowi 44 persen-45 persen atau Foke 51,5 persen : Jokowi 47,5 persen," imbuh Sugy.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Bripda Nopandri Anggota Polres Katingan Ditemukan Wafat Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:06

GreenBus Pertamina, Ajak Generasi Muda Belajar dari Kampung Hijau Cemara

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:46

Aipda Endang Karyana Gugur usai Tertabrak Tugas di Tol Joglo

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:39

Bank Mandiri Taspen Gelar Appreciation Night Bersama Media di Pantai Sanur

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:10

Kapolri Pimpin Sertijab Enam Kapolda dan PJU Mabes

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34

Ulang Tahun, Dasco Ucapkan Selamat untuk Nadiem Makarim

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:08

Terus Ada, Ada Terus, BNI Hadirkan Ragam Promo Spesial 80 Tahun Pengabdian

Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:44

Partai Demokrat Ajak Publik Terlibat Tentukan Logo HUT ke-25

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:52

Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Ini Jadwalnya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:25

KAI Group Angkut 258,99 Juta Penumpang di Semester I 2026

Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:57

Selengkapnya