dewi aryani/ist
dewi aryani/ist
RMOL. Penyalur BBM non subsidi harus resmi dan memiliki ijin usaha yang sah. Tapi harusnya tidak dipersempit prosesnya di kementerian ESDM. Semestinya Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas) yang memiliki kewenangan dalam memberikan ijin, karena fungsi BPH Migas melakukan distribusi dan pengawasan.
Begitu ditegaskan anggota Komisi VII DPR RI, Dewi Aryani dalam keterangannya yang diterima redaksi (Minggu, 8/7). Hal itu disampaikan dia terkait kembali jebolnya anggaran subsidi BBM tahun ini.
"Harusnya BPH Migas paham betul siapa yang layak diberi ijin. Kementerian ESDM bisa melakukan kontrol dan investigasi sebagai pembanding," katanya.
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
Selasa, 07 April 2026 | 11:04
UPDATE
Senin, 13 April 2026 | 10:15
Senin, 13 April 2026 | 10:02
Senin, 13 April 2026 | 10:02
Senin, 13 April 2026 | 09:52
Senin, 13 April 2026 | 09:43
Senin, 13 April 2026 | 09:24
Senin, 13 April 2026 | 09:21
Senin, 13 April 2026 | 09:18
Senin, 13 April 2026 | 09:16
Senin, 13 April 2026 | 09:09