Berita

jusuf kalla/ist

Pinangan Gerindra kepada Jusuf Kalla Lebay!

KAMIS, 05 JULI 2012 | 23:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Pengamat politik dari Presiden University, Muhammad AS Hikam, mengatakan pinangan Partai Gerindra kepada Jusuf Kalla agar menjadi cawapres menemani Prabowo Subianto pada Pilpres mendatang sangat lebay.

"Mengajukan dan diajukan sebagai seorang Capres atau Cawapres adalah sepenuhnya hak politik setiap warganegara, termasuk Pak JK. Tapi buat saya, pinangan itu terkesan lebay," tulis Hikam dalam akun jejaring sosial miliknya (Kamis, 5/7).

Senioritas, posisi, dan pengalaman Jusuf Kalla, katanya, masih unggul dibandingkan Prabowo. Selain politisi senior dan mantan wakil presiden, dia adalah mantan ketua umum serta pernah menjadi calon presiden dari partai besar, Golkar.


"Setidaknya, Gerindra harus menghargai senioritas, posisi, dan pengalaman beliau (JK) itu," tulis Hikam lagi.

Prabowo sudah mengatakan siap merangkul Jusuf Kalla. Sementara Jusuf Kalla belum mau menanggapinya. Alasannya, pilpres masih lama.

"Kalau saya mengeluarkan tanggapan (saat ini), berarti saya tenggelam dalam waktu," tegas JK singkat.

Hasil jajak pendapat dari lembaga survei Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) pada Juni lalu menyebut pasangan Prabowo-JK menempati posisi pertama dengan elektabiltas 14,6 persen. Di posisi kedua, ada Megawati Soekarnoputri dan JK dengan perolehan elektabiltas 13,4 persen. Baru kemudian diikuti pasangan Prabowo-Mahfud MD sebesar Rp 12,4 persen.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya