Berita

italia/ist

Secara Statistik, Italia Unggul Atas Inggris

MINGGU, 24 JUNI 2012 | 17:33 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

RMOL. Italia sebagai runner-up grup C dan Inggris, pemuncak grup D akan bertemu di babak perempatfinal Euro 2012 Polandia-Ukraina. Sebelumnya, mereka bertemu di laga persahabatan dimana Inggris kalah dengan skor 2-1 pada Maret 2002.

Pelatih Roy Hodgson bisa kembali memainkan Rooney yang memberikan timnya 3 poin dan membuat Inggris menjadi pemuncak grup D.

Ia juga akan kembali mengandalkan Gerrard tampil cemerlang di tiga pertandingan tim berjuluk St. George Cross itu dengan 86,6 persen passing akurat, 3 assist, 7 peluang gol dan 13 tekel.


Di sisi sayap kanan, kemungkinan Hodgson akan menggunakan kembali jasa Theo Walcott yang tampil cemerlang saat Inggris menang dramatis 3-2 melawan Swedia.

Di sisi lain, Joe Hart, Joleon Lescott dan James Milner sendiri secara personal mengaku harus mewaspadai striker bengal Italia, Mario Balotelli. Mereka memang rekan satu tim di Manchester City dan mengenal baik karakter dan bakat yang dimiliki Super Mario.

Di kubu Gli Azzurri, Thiago Motta masih diragukan tampil setelah absen pada sesi latihan karena cedera otot. Perannya mungkin akan digantikan oleh Ricardo Montolivo atau Alessandro Diamanti.

Selain Motta, Giorgio Chiellini juga dipastikan absen dan akan digantikan oleh Balzareti. Di lini tengah, Andrea Pirlo yang akan kembali mengatur ritme permainan dari timnas Italia.

Allenatore Prandelli juga mungkin akan kembali menggunakan taktik 4-3-1-2 setelah Barzagli kembali. Perubahan ini diambil Preandelli karena dengan formasi 3-5-2, Italia hanya meraih imbang kontra Spanyol dan Kroasia.

Secara statistik, Gli Azzurri lebih unggul dari Inggris. Dari 9 pertemuan yang sudah dijalani antara keduanya, Inggris hanya 1 kali menang, 2 kali imbang dan 6 kali kalah.

Italia juga mempunyai rekor bagus di bawah Prandelli. Sejak ditangani oleh mantan Allenatore Fiorentina itu, Italia belum pernah kalah di 13 pertandingan. 9 kali menang dan 4 kali imbang. [arp]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya