Berita

wamenkumham denny indrayana

Budayawan: Wamen Tetap Diperlukan

SELASA, 05 JUNI 2012 | 15:50 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

RMOL. Untuk kementerian yang punya ruang lingkup dan kewenangan yang besar, keberadaan wakil menteri tetap diperlukan. Di negara lain, seperti di Amerika Serikat, wamen ini diakui.

"Di seluruh dunia juga ada, seperti di Amerika ada deputi Menlu untuk Asia Pasifik, Timur Tengah dan sebagainya. Karena nggak mungkin dikerjakan oleh Hillary Clinton (Menlu AS) sendirian," ujar budayawan Radar Panca Dahana kepada Rakyat Merdeka Online di Rumah Perubahan 2.0, Kompleks Duta Merlin, Jakarta, Selasa (5/6).

Keberadaan wamen saat ini menjadi polemik dan kemudian digugat ke Mahkamah Konstitusi karena Presiden SBY melakukan kesalahan prosuderal. Yaitu tidak menjelaskan mana kementerian yang memang butuh wamen.

"Tingkat kebutuhan di tiap departemen  itu harusnya disampaikan kepada DPR. Masalahnya SBY tidak melalui prosedur itu. Proses pemilihnnya jadi seperti menteri," tandasnya. [zul]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya