Berita

andi gani nuwa wea/ist

KONFLIK BURUH

KSPSI Andi Gani: Kami Prihatin

SENIN, 28 MEI 2012 | 19:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Sekelompok orang yang membuat kericuhan dalam seminar Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) versi Yorries Raweyai siang tadi diduga adalah pendukung Andi Gani Nuwa Wea, pimpinan KSPSI lainnya.

Benarkah demikian?

"Saya sendiri tidak melihat ya. Awalnya mungkin ada konflik antarsecurity kita yang disana dengan kelompok mereka," ujar Sekjen KSPSI versi Andi Gani, Subiyanto kepada Rakyat Merdeka Online malam ini (28/5).

Subiyanto menjelaskan, konflik tersebut berawal dari rebutan ruang rapat di kantor KSPSI di Jalan Pasar Minggu Jakarta Selatan. "Jadi berawal dari ruang rapat yang biasanya kita pakai bersama, lalu diganti kunci secara sepihak oleh mereka tanpa konfirmasi," jelasnya.

Setelah penggantian kunci itu, mereka berkirim surat ke Mabes Polri minta perlindungan hukum. Tapi, tidak ada respons. "Nah kemarin, setelah kita unjuk rasa di Depnaker, anggota kita pulang ke DPP. Begitu melihat ruang rapat terkunci, lalu beli gembok kunci lagi. Jadi sama-sama nggak bisa pakai," bebernya.

Tak sampai disitu, pada Sabtu malam lalu pukul 11 malam, kelompok Yorries membongkar gembok yang dipasang anggota mereka. "Nah, hari ini ada rapat mereka katanya. Kami juga ada rapat. Cuman belum sempat hadir ada insiden itu," imbuh dia.

Berarti Andai mengakui bahwa yang membuat keributan itu anggota Anda?

"Bukan. Itu security saja. Anggota kita tidak ada yang datang kok hari ini. Kita kan hanya mau rapat kepengurusan saja," jawabnya sambil mengaku prihatin atas insiden tadi siang tersebut. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya