Berita

syahganda/ist

PILPRES 2014

Awas, Kredibilitas SBY Bisa Terhempas

SABTU, 26 MEI 2012 | 00:18 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Bila terus dipaksakan, wacana pencalonan Kristiani Herrawati alias Ani Yudhoyono sebagai presiden dalam pilpres mendatang justru akan membuat kredibiltas sang suami, Presiden SBY, terhempas. Bukankah SBY telah menegaskan tidak mempersiapkan baik istri maupun anggota keluarga lainnya untuk menduduki kursi RI-1 setelah ia lengser.

”Memaksakan wacana Ani Yudhoyono jadi capres dapat menjatuhkan kredibilitas SBY. Komitmen SBY sudah jelas, tidak berancang-ancang mengusung Bu Ani sebagai calon presiden mendatang,” jelas Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan, di Jakarta, Jumat malam (25/5).

Pernyataan SBY itu, menurut Syahganda, memperlihatkan keinginan kuat SBY untuk mengakhiri kekuasaannya setelah genap memerintah selama dua periode tanpa menyimpan niat membangun dinasti kekuasaan.

Apalagi, lanjutnya, Ani Yudhoyono pun sejauh ini terlihat mengambil posisi sebagai penyokong Presiden SBY dengan menjadi ibu negara yang baik sekaligus terhormat.

"Jadi, kita semua harus meletakkan dengan adil guna memperkuat motivasi SBY secara mulia, dan kemudian menempatkan peran SBY sebagai negarawan yang diperlukan bangsa setelah selesai menjabat presiden," ujarnya.

Ditambahkan, peran kenegarawanan SBY itu pula yang agaknya diinginkan oleh semua keluarga besar SBY saat ini. [guh]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya