Berita

ilustrasi

Simbol-simbol Aneh di Gunung Padang Mulai Diteliti

KAMIS, 24 MEI 2012 | 10:59 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Penelitian situs megalitikum Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat, dipublikasikan pertama kali dalam sebuah artikel di Rapporten van de Oudheidkundige Dienst, buletin yang diterbitkan dinas purbakala pemerintah kolonial Belanda tahun 1914 silam.

Ahli-ahli yang terlibat pada penelitian Gunung Padang di masa itu masih fokus pada bebatuan dari jaman prasejarah yang tersebar di permukaan Gunung Padang seluas 900 meter persegi.

Baru beberapa waktu belakangan inilah para peneliti Indonesia mulai melakukan penelitian yang lebih mendalam. Tim Bencana Katastropik Purba yang dibentuk Kantor Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) menemukan citra bangunan yang tertimbun di bawah Gunung Padang. Diduga kuat bangunan yang berbentuk punden berundak dan piramidal itu memiliki kaitan dengan potensi kebencanaan mengingat lokasi Gunung Padang tak jauh dari patahan aktif Cimandiri.

Ada satu hal lagi yang selama ini "luput" dari pengamatan. Yaitu simbol-simbol aneh yang ada di sejumlah bebatuan yang tersebar itu, umumnya di teras satu. Di teras satu itu tidak sedikit batu yang memiliki simbol atau gambar-gambar yang tampak seperti huruf. Ada juga yang bercorak binatang atau menyerupai senjata tradisional kujang.

Keberadaan simbol-simbol aneh ini disampaikan ahli filologi dari Fakultas Sastra Unpad, DR Undang Darsa yang dilibatkan SKP BSB untuk ikut meneliti Gunung Padang. dalam pertemuan yang digelar kemarin (Selasa, 23/5) di Kantor SKP BSB di seberang Istana Negara, di Jalan Veteran, Jakarta.

"Sejak kita menapaki anak tangga menuju teras satu dari pelataran pintu masuk kawasan situs purba itu, beberapa batu yang menyusun anak tangga banyak yang memiliki simbol-simbol seperti halnya huruf atau binatang yang diyakini memiliki makna tertentu," ujar Kordinator Tim Bencana Katastropik Purba Erick Ridzki kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu pagi (24/5).

Menurut Erick, arti simbol-simbol aneh itu akan diteliti lebih mendalam setelah tim arkeolog selesai menginventarisir semua balok batuan yang berterakan simbol-simbol aneh itu. [guh]

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

IShowSpeed Bertemu BTS di Belakang Panggung Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 18:16

Baru Dua Pekan Beroperasi, PT DSI Kelola Devisa Rp188 Triliun

Senin, 20 Juli 2026 | 18:16

Ganti Presiden Belum Tentu Ubah Keadaan

Senin, 20 Juli 2026 | 18:11

Teknologi Terkini Diandalkan untuk Deteksi Dini Kerusakan Hutan

Senin, 20 Juli 2026 | 18:02

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia Perkuat Pertahanan Maritim RI

Senin, 20 Juli 2026 | 17:53

Milenial Mendominasi Daftar Pemilih 2029

Senin, 20 Juli 2026 | 17:45

PKB Dukung Penuh Arah Baru Ekonomi Gagasan Prabowo

Senin, 20 Juli 2026 | 17:44

Prabowo Heran MBG Diserang, Sementara Kebocoran Negara Justru Didiamkan

Senin, 20 Juli 2026 | 17:37

Hibah Kapal Induk Italia Tak Boleh Jadi Beban Negara

Senin, 20 Juli 2026 | 17:34

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Ditangkap Usai Nobar Pildun di Rumah Dinas

Senin, 20 Juli 2026 | 17:21

Selengkapnya