Berita

ilustrasi/ist

Dr. Ali Akbar Cs Temukan Serpihan Silicified Limestone di Gunung Padang

MINGGU, 20 MEI 2012 | 12:10 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Tim arkeologi menemukan serpihan batu yang memperlihatkan aktivitas manusia prasejarah di Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat.

Dr. Ali Akbar dari Universitas Indonesia yang memimpin penggalian mengatakan serpihan batu yang mereka temukan itu biasanya dan umumnya dihasilkna proses pembuatan alat-alat dari batu.

"Ada batu yang dipukul dengan menggunakan batu (untuk menciptakan alat-alat tertentu). Serpihannya itulah yang kami temukan," ujar Ali Akbar kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Minggu, 20/5). Dia mengatakan, serpihan batu sebesar 4 sentimeter itu masih akan diuji lagi.

Ali Akbar dan timnya adalah bagian dari tim besar yang mengeskavasi situs megalitikum Gunung Batu. Beberapa penelitian belakangan yang menggunaan teknologi tinggi untuk menemukan citra yang tersimpan di bawah Gunung Padang memperkirakan bahwa ada sebuah bangunan yang tertimbun di bawahnya.

"Yang kami temukan memang masih kecil-kecil. Tetapi ini karena bagian yang dieskavasi juga belum banyak. Nanti semakin banyak (yang dieskavasi) akan semakin banyak dan besar temuannya," ujar Dr. Ali Akbar lagi.

Serpihan silicified limestone itu ditemukan di permukaan tanah dan tertutup semak-semak. Dari jenisnya, Ali Akbar menyimpulkan bahwa batuan yang digunakan sebagai alat oleh menusia prasejarah tidak berasal dari Gunung Padang, melainkan dari tempat-tempat lain di sekitarnya.

Tempat terdekat dari Gunung Padang yang memiliki jenis batuan silicified limestone diperkirakan berada di luar radius 1 kilometer. [guh]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya