Berita

gunung padang

"Piramida" Gunung Padang Mendekati Kenyataan

JUMAT, 18 MEI 2012 | 14:12 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Misteri Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat, mulai terjawab. Tim arkeologi yang tengah menggali kompleks situs megalitikum terbesar di Asia Tenggara itu telah menemukan tembikar dan gerabah dari masa prasejarah.

Keberadaan situs ini mulai dikenal pada 1914 silam lewat sebuah artikel yang dimuat di Rapporten van de Oudheidkundige Dienst atau Buletin Dinas Kepurbakalaan di zaman kolonial Belanda. Terletak di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, situs megalitikum Gunung Padang memiliki luas sekitar 900 m persegi dan berada pada ketinggian 885 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Sejak tahun lalu, Tim Bencana Katastropik Purba yang dibentuk kantor Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) memulai penelitian situs itu mengingat lokasinya terletak di dekat patahan aktif Cimandiri. Dari penelitian awal yang dilakukan, diduga kuat situs megalitikum Gunung Padang memiliki misteri yang tersimpan di bawah permukaan hamparan bebatuan yang tersebar di lokasi.

Dari berbagai pengujian yang telah dilakukan dengan menggunakan teknologi pencitraan bumi diduga kuat ada kompleks bangunan berbentuk piramidal atau punden berundak yang tertimbun di bawah Gunung Padang. Diperkirakan bangunan itu memiliki keterkaitan dengan potensi bencana alam yang dihasilkan patahan Cimandiri.

Sejak tanggal 15 Mei lalu sebuah tim yang dibentuk belakangan menyusul studi awal Tim Bencana Katastropik Purba mulai melakukan penggalian di beberapa titik di Gunung Padang. Dijadwalkan penggalian akan selesai pada 30 Mei mendatang.

"Tim arkeolog sudah menemukan jejak peninggalan di lokasi itu, berupa tembikar dan gerabah dari masa prasejarah," ujar Kordinator Tim Bencana Katastropik Purba Erick Ridzky kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat siang (18/5).

Pernyataannya ini mengkonfirmasi pernyataan yang disampaikan ketua tim arkelogi yang sedang melakukan penggalian, Ali Akbar.

Secara umum tim yang sedang menggali situs Gunung Padang terbagi dua. Pertama adalah tim geologi yang dipimpin Dr. Danny Hilman, dan kedua adalah tim arkeologi yang dipimpin Ali Akbar. [guh]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya