Berita

Kotak Hitam Sulit Ditemukan Karena Ekor Pesawat Sukhoi JS 100 Hancur Berantakan

SENIN, 14 MEI 2012 | 15:33 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

RMOL. Black box atau kotak hitam pesawat Sukhoi Superjet 100 yang mengalami kecelakaan di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/5), semakin sulit ditemukan karena ekor pesawat buatan Rusia itu hancur berantakan.

"Jadi sulit mencarinya (black box)," ujar Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Daryatmo di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (14/5).

Selain itu juga, proses penarian rekaman percakapan pilot dan menara kontrol juga terkendala karena di Gunung Salak terjadi sedikit kelongsoran karena ditabrak.

"Longsor memang ada. Tapi tidak banyak. Karena gunung ini sebagian besar itu batu. Jadi kemungkinan barang dan mayat yang tertimbun sedikit," terang Daryatmo.

Hal itu juga diperkuat dengan banyaknya barang yang masih tersangkut di pepohonan. Besok Basarnas masih akan mengevakuasi baik lewat darat maupun udara. "Kami akan mengambil langkah yang lebih cepat," tandasnya. [zul]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya