Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Jakub Perka Temukan Pesawat yang Hilang di Sahara 70 Tahun Lalu

SABTU, 12 MEI 2012 | 16:52 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Sebuah pesawat tempur milik Angkatan Udara Inggris yang hilang di Gurun Sahara 70 tahun lalu baru-baru ditemukan. Curtis Kittyhawk P-40 itu terjatuh bulan Juni 1942 silam. Telegraph tidak menyebutkan sebab-sebab kecelakaan yang menimpa pesawat buatan Amerika Serikat tersebut.

Pilot pesawat itu, Sersan Penerbang Dennis Copping, diperkirakan selamat dalam kecelakaan. Parasutnya ditemukan di lokasi kejadian. Namun begitu jejak Sersan Copping tidak ditemukan. Diduga ia meninggal dunia ketika berusaha mencari pertolongan. Sahara adalah gurun pasir yang begitu laus yang membelah benua Afrika dari barat ke timur. Curtis Kittyhawk P-40 itu ditemukan di wilayah barat Mesir.

Ketika kecelakaan terjadi Sersan Copping berusia 24 tahun. Bangkai Curtis Kittyhawk P-40 ditemukan Jakub Perka, seorang pekerja perusahaan minyak Polandia, sekitar 200 mil dari kita terdekat.

Telegraph menyamakan penemuan itu dengan penemuan makam Tutankhamun yang berkuasa di Mesir ribuan tahun lalu.

Sementara sebuah website Kanada, Vintage Wings, mengatakan bahwa pesawat itu dalam keadaan yang luar biasa. Vintage Wings juga mengatakan bahwa nomor seri pesawat itu adalah ET574. Ini artinya, pesawat itu pernah diterbangkan seorang pilot Kanada, Stocky Edwards.

Sebuah penelitian sedang direncanakan untuk menemukan tubuh Sersan Copping. Namun pihak-pihak berwenang tidak percaya upaya itu akan berhasil. Curtis Kittyhawk akan dipindahkan ke Museum Angkatan Udara di Inggris. [guh]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya