Berita

fauzi bowo

Kubu Alex: Masuk Putaran Kedua Saja Fauzi Bowo Sudah Untung

RABU, 09 MEI 2012 | 11:04 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Peta persaingan di Pemilihan Kepala Daerah Jakarta ramai diwarnai manuver. Salah satunya, manuver Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli yang sejak ‘pagi-pagi buta’ sudah mengkampanyekan menang satu putaran.

Tim Sukses pasangan cagub Alex Noerdin-Nono Sampono tak gentar melihat manuver tersebut. Sekretaris Tim Sukses Alex-Nono wilayah Jakarta Timur, Jimmy Randonuwu, menilai manuver seperti itu tak ubahnya seperti orang yang ngelindur alias mimpi di siang hari. Menurut dia, dengan munculnya enam pasang cagub di Pilkada Jakarta, peluang pasangan cagub untuk menang satu putaran sangat kecil.

"Boro-boro menang satu putaran, masuk putaran ke dua saja berat. Jadi Fauzi Bowo jangan terlalu percaya diri. Masih untung kalau dia lolos putaran kedua. Nanti di putaran kedua dia akan jadi common enemy," kata Jimmy di Jakarta, kemarin, seperti dilansir Rakyat Merdeka hari ini.

Seperti diberitakan, sebelumnya ormas-ormas pendukung Foke-Nara mendeklarasikan jagonya bakal menang satu putaran di Pilkada Jakarta. Mereka menilai selema pemerintahannya, Foke berhasil membenahi Jakarta.

Di mata Jimmy, agaknya Foke sulit untuk bisa menang satu putaran. Selain lantaran persaingan pilkada sangat ketat, warga Jakarta juga banyak yang menginginkan adanya perubahan di Jakarta.

Kendati begitu, Jimmy menilai manuver para pendukung Foke yang mengkampanyekan gerakan satu putaran sebagai hal yang wajar. "Kita biasa saja. Pokoknya kita jalan saja, bekerja untuk masyarakat karena kita ingin perbaiki Jakarta agar lebih baik," ujarnya.

Jimmy hanya berharap, persaingan di Pilkada Jakarta berlangsung secara wajar dan fair. Pilkada harus berlangsung dengan aman. "Karena bagaimana pun Jakarta kota internasional, jadi harus ditata. Kerawanan-kerawanan sosial juga kita tertibkan sehingga siapapun yang datang ke Jakarta jadi nyaman,” tambahnya. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya