Berita

ilustrasi, kebakaran

Bisnis

Si Jago Merah Ngamuk Di Pulau Reklamasi Singapura

SENIN, 07 MEI 2012 | 09:47 WIB

RMOL. Pe­tugas pemadam kebakaran dari Singapore Civil Defence For­ce (SCDF) berusaha mema­damkan si jago merah yang meng­gila di pu­lau reklamasi yang terletak di timur laut Singapura daratan, dekat Cha­ngi.

Penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui. Per­nya­taan resmi akan dirilis segera.

Kebakaran itu pertama kali dila­porkan pukul 14.06 waktu se­tempat, kemarin. SCDF menge­ra­h­kan satu mesin pemadam, mobil ringan pen­jinak api (red rhino), satu ken­da­raan pen­du­kung dan dua kapal laut pe­ma­dam api. Api yang membakar la­han seluas lapangan sepakbola su­dah me­ngecil. Ti­dak ada korban da­lam insiden ini.

Lahan reklamasi itu tidak ter­gabung dengan Singapura dar­a­tan. Di situ terdapat mesin kons­truk­si dan perlengkapannya un­tuk reklamasi tanah.

Sebagai informasi, reklamasi membuat luas Singapura terus bertambah dari 581,5 km persegi pada 1960-an menjadi 704 km per­segi saat ini. Luas negeri te­tangga itu akan menjadi 100 km persegi pada 2030. Pembangunan pulau buatan itu menggunakan pasir laut yang diimpor dari ne­gara tetangga, termasuk dari In­donesia. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya