menteri amir-ariel/ist
menteri amir-ariel/ist
RMOL. Ariel, vokalis Grup Band Peterpan yang saat ini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kebon Waru, Bandung karena kasus video porno, ternyata punya keahlian lain selain tarik suara, yang membesarkan namanya.
Di tengah aktifitasnya sebagai warga binaan pemasyarakatan (WBP), pria yang pernah kuliah di jurusan Arsitektur Universitas Parahyangan, Bandung, ini menunjukkan keahliannya dengan menata ruang pameran yang menampilkan hasil karya WBP di wilayah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jawa Barat, yang berada di Bandung.
Ruang pameran tersebut diresmikan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin.
"Mudah-mudahan ruang pameran ini bisa meningkatkan pembinaan terhadap WBP di setiap rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas) serta meningkatkan kualitas karya WBP," kata Menteri Amir kemarin, Jumat (4/5).
Ia menjelaskan, ruang pameran hasil karya itu merupakan sebuah fasilitas bagi para WBP untuk mempublikasikan hasil karyanya kepada masyarakat. Hasil karya yang diciptakan para WBP itu bisa dijual kepada masyarakat, sehingga akan menambah penghasilan negara bukan pajak (PNBP) dari karya WBP yang terjual itu.
" Ini merupakan langkah awal untuk menciptakan inovasi tentang konsep pembinaan yang terarah bagi warga binaan," katanya.
Untuk itu, Amir mengharapkan pada saat para warga binaan ini menghirup udara bebas mampu menciptakan dan meningkatkan keterampilan yang telah ia peroleh selama menjalani masa hukuman di lembaga pemasyarakatan. Untuk mendukung hasil karya para warga binaan itu, Kemenkumham akan mengupayakan proteksi hak cipta. Sebab, buah pemikiran dan karya warga binaan itu, sangat layak dilindungi secara hukum. Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Dirjen HKI) RI.
Amir mengaku optimistis mengenai pemasaran hasil karya warga binaan itu. Sebab, di samping harga yang kompetitif, pangsa pasar di Indonesia membuka peluang untuk memasarkan karya-karya warga binaan tersebut.
Dengan itu, ia berharap Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat (Jabar) mampu menggandeng pihak ketiga untuk menjual karya-karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). "Semoga ini dari sini, nantinya bisa mendatangkan PNBP (penerimaan negara bukan pajak)," katanya.
Menurut Amir, perlu ada peningkatan mitra kerja demi mempromosi serta menjual hasil karya para WBP. Nanti, ucapnya, PNBP tidak hanya berasal dari bagian Imigras.
Vokalis Peterpan yang bernama lengkap Nazril Irham itu mengaku, baru pertama kali ini mendesain ruang pameran yang dilakukan bersama dengan tiga orang yang berasal dari perusahaan desain tempat ia menjalani asimilasi sebelum keluar penjara. Ia menambahkan, desain yang ia rancang masih ada hubungannya dengan suasana di penjara seperti menggunakan bahan dari besi dengan banyak lobang di tengah-tengahnya mirip sel karena barang-barang yang dipamerkan berasal dari hasil karya warga binaan pemasyarakatan yang berada di bawah binaan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat.
"Jadi desain pameran harus ada kaitan dengan letak pamerannya," tandas Ariel. [zul]
Populer
Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07
Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41
Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35
Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50
Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33
Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20
UPDATE
Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08
Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54
Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44
Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28
Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07
Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37
Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28
Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22
Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21
Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02