Berita

sutan bhatoegana/ist

Sutan Bhatoegana akan Jadikan Sumut Provinsi MANTAB

KAMIS, 03 MEI 2012 | 19:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Bakal calon gubernur Sumatera Utara Sutan Bhatoegana telah menyiapkan rencana apa yang akan ia lakukan andai terpilih menjadi orang nomor satu di provinsi tersebut pada pemilihan Maret 2013 mendatang.

Salah satunya, dia akan menaruh perhatian pada pembangunan infrastruktur. Karena saat ini banyak jalan-Jalan di Sumatera Utara hancur lebur, termasuk membangun jalan tol Pematang Siantar-Medan.

"Kalau infrastruktur bagus, inilah urat nadi perekonomian kita," kata Sutan kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 3/5).

Anggota Komisi VII DPR ini juga akan membangun perkebunan, persawahan serta ladang. "Kita bangkitkan semangat orang bekerja agar berproduksi di atas rata-rata nasional," ungkapnya.

Tak hanya itu, Sutan juga bermimpi menjadikan Sumut sebagai kota tujuan wisata di Indonesia setelah Bali. Makanya, dia akan menghidupkan sektor pariwisata dan membangun akses jalan menuju pusat-pusat wisata. Untuk kepentingan ini juga, Sutan juga akan merawat sungai-sungai dengan baik sehingga menjadi tempat wisata.  "Dan itu bisa menjadi tempat arum jeram. Aduh indah sekali. Investor pasti akan datang," ungkapnya.

Untuk membangun itu semua, dia akan melobi Jakarta dan mencari investor agar mendapatkan dana. Menurutnya, gubernur Sumut memang harus melakukan itu kalau ingin mendapatkan dana untuk membangun daerah.

"Pemimpin itu harus pelobi yang kuat. Kalau pemimpin Sumatera Utara malas ke pusat untuk melobi, itu siap-siap ketinggalan. Orang lain bisa kenapa kita tidak," jelasnya.

Apalagi, dia semakin optimis dalam menatap masa depan Sumut, kalau sampai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan III, yang sudah diperjuangkannya selama ini, nanti berproduksi. Otomatis tarif dasar listrik akan murah.

"Kalau listrik murah, dibangun oranglah pusat-pusat industri dan bisa menyerap tenaga kerja. Inilah yang saya katakan Sumut, MANTAB.  Maju, Aman, Nyaman, Tertib, Asri dan Bersih. Jadilah barang tuh," ungkap Sutan.

Sutan menambahkan, bersih itu penting. Karena dari awal, dia sudah berjanji akan menjadi pemimpin yang BBM, Bersih, Berani Merakyat.

"Kalau gubernurnya sudah berani BBM, ke bawahnya harus bersih juga. Tak ada lagi money politics. Begitu cita-cita idealnya, kalau masyarakat ingin membangun sama-sama. Kalau sendiri, ya kelautlah," tandas Sutan. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya