Berita

Demokrat: KPK Diskriminatif!

RABU, 02 MEI 2012 | 11:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Demokrat tetap meyakini bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi akan profesional dalam menjalankan tugasnya membongkar kasus korupsi.

"Meskipun kita was-was juga karena profesionalisme (KPK) sekarang dengan yang dulu kok beda dikit," ujar Ketua DPP Partai Demokrat Gede Pasek Suardika sambil tertawa saat dihubungi Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 2/5).

Hal itu ia tegaskan, terkait penegasan kembali Ketua KPK Abraham Samad bahwa mereka akan profesional dan memegang teguh prinsip persamaan warga negara di depan hukum. Karena faktanya, Pasek melihat lembaga anti korupsi itu berlaku diskriminasi terhadap tersangka kasus suap Wisma Atlet Angelina Sondakh.

"Kalau memang benar KPK sudah punya tahanan, kenapa tidak semua tersangka ditaruk disitu semua," ungkapnya yang merujuk pada Angie yang ditahan di rutan KPK.

Bagaimana kalau alasannya kapasitas Rutan KPKtidak cukup menampung semua tersangka?

"Ya kalau tidak muat, ya semua harus diperlakukan sama dong. Kenapa harus ada diskriminasi. Apa karena Angie ini nilai beritanya tinggi kemudian memiliki dimensi politik besar bisa memenuhi hasrat beberapa kepentingan politik sehingga ditaruh disitu. Ini kan harus jelas juga," jawabnya.

Meski begitu, posisi Demokrat tetap mendukung tindakan KPK. Tapi, tetap berharap agar diskriminasi tidak terjadi. "Meski itu kewenangan dia, tapi kami juga punya persepsi. Kalau memang mengatakan tidak ada diskriminasi, kenapa secara kasat mata kita lihat diskriminasi terjadi," gugat Pasek. [zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya