Berita

ilustrasi, Black­Berry

Bisnis

Pelanggan BlackBerry Jadi Rebutan Operator Seluler

Telkomsel Perbanyak Jangkauan, Indosat Naikkan Kapasitas Jaringan
RABU, 02 MEI 2012 | 08:12 WIB

RMOL.Jumlah pengguna BlackBerry (BB) di Indonesia terus mening­kat. Fenomena inilah membuat operator makin menguatkan pe­netrasinya. Para operator be­rlom­ba-lomba meningkatkan jumlah pelanggan BB.

Operator Selular Telkomsel, misalnya, optimistis mam­­pu men­dominasi pasar BB di Tanah Air. Pa­salnya, market share Black­Berry Telkomsel saat ini 52-53 persen dari total pangsa pasar.

“Tahun ini, kami menargetkan  market share 60 persen. Keha­diran perangkat terbaru Black­Berry yang semakin terjangkau, hanya Rp 1,999 juta,” ujar Head of VAS Applications and Device Mana­jemen Telkomsel Gideon Edie Pur­nomo di Jakarta, ke­marin.

Saat ini, jumlah pelanggan Black­Berry Telkomsel 4,4 juta pelanggan dari total 110 juta pe­langgan Telkomsel. “Tahun ini, kami targetkan melayani enam juta pelanggan BlackBerry,” tutur­nya.

Gideon memastikan strategi uta­ma yang akan dilakukan Tel­kom­sel, yakni memberi layanan yang seimbang antara keter­jang­kauan dan kualitas layanan.

Hal senada dik­e­mu­ka­kan Di­vision Head Public Re­la­tion Indo­­sat Djarot Handoko. Menu­rutnya, tahun ini, Indosat me­na­r­get­kan 80 per­sen pelanggannya meng­gunakan layanan data In­dosat. “Dari total pelanggan 51,7 juta pelanggan, 60 persen­nya sudah menjadi peng­guna data Indosat,” beber Djarot.

Untuk meningkatkan layanan data yang maksimal, Base Trans­ceiver Station (BTS) diperbanyak hingga 19.253 unit. Untuk itu, In­do­sat merasa belum perlu menam­bah kapasitas bandwidth Black­Berry meski pengguna layanan itu sudah mencapai 1,5 juta pe­langgan dengan utilitas jaringan 70 per­sen.”Kapasitas bandwidth Black­Berry kami ke Research in Motion (RIM) itu 2 kali 3 giga. Masih mum­puni,” tegasnya. [Harian  Rakyat Merdeka]



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya