ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL.Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan meÂngÂungkapkan sekitar 40 juta orang pribadi belum membayar keÂwajiban pajaknya kepada negara.
“Ada 40 juta orang pribadi yang belum bayar pajak, itu berÂdasarkan data statistik yang kita dapat dari BPS (Badan Pusat StaÂtistik),†ujar Dirjen Pajak Fuad Rahmany di kantornya, kemarin.
Fuad juga menyatakan, menuÂrut catatan tahun lalu, dari sekitar 12 juta wajib pajak, baru 500.000 wajib pajak badan yang menyeÂrahkan Surat Pemberitahuan TaÂhuÂnan (SPT) dan membayar paÂjak penghasilan (PPH) kepada negara.
“Itu pun dari sekitar Rp 400 triliun penerimaan pajak PPH badan negara tahun lalu, 90 persen atau porsi terbesar berasal dari 100 ribu badan usaha,†jelas Fuad.
Itu artinya, penerimaan negara dari pajak yang dibayarkan oleh 100 ribu wajib pajak badan tak sebanding dengan sekitar 12 juta wajib pajak badan yang ada di Indonesia.
Meski begitu, pihaknya meÂmiÂÂliki kewajiban melakukan upaya pemungutan pajak terÂhaÂdap seÂluÂruh komponen maÂsyaÂraÂkat yang berpenghasilan waÂjib dikenai pajak.
“Ini fakta cukup untuk dijaÂdikan alasan bagi kami, memÂbangÂkitkan semangat demi menÂjaÂlankan tugas mendatangi meÂreka dan menyampaikan pesan bahwa negara tidak bisa hanya hidup dari 100 ribu perusahaan,†tegas Fuad.
Oleh sebab itu, Ditjen Pajak kembali meluncurkan Sensus Pajak Nasional (SPN) sebagai bentuk upaya penggalian potensi perpajakan. Kegiatan yang juga berÂlangsung tahun lalu ini sekaÂligus upaya mencapai target peÂnerimaan negara yang terus meÂningkat sepanjang tahun.
Perlu diketahui, SPN tahun 2012 akan digelar dari 1 Mei samÂpai 31 Oktober. Objek yang akan disensus yakni sentra bisnis, bangunan tinggi, perumahan, dan objek pajak potensial lainnya.
Pelaksanaan SPN kali ini diharapkan bisa lebih baik seiring dengan adanya perbaikan seperti sosialisasi lebih intensif, formulir isian sensus yang lebih sederhana serta sistem aplikasi yang telah disempurnakan.
Kegiatan pendataan objek pajak dalam rangka pengumpulan data perpajakan itu ditandai deÂngan pelepasan 354 petugas sensus pajak dari Kanwil Ditjen Pajak se-DKI Jakarta yang akan menuju lima titik lokasi sensus di Jakarta, kemarin.
“Kita harus bersifat proaktif mendatangi wajib pajak untuk memberikan sosialisasi tentang pajak,†terang bekas Kepala Bapepam-LK ini. Dia menarÂgetkan, melalui SPN 2012 akan diperoleh hasil pajak sebesar Rp 885 triliun. Penerimaan pajak itu diharapkan datang dari 2 juta wajin pajak badan dan orang pribadi. “Kami berharap, mudah-mudahan upaya SPN ini berjalan lancar,†cetus Fuad. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23