Berita

fauzi bowo/ist

KH Hasyim Muzadi Pun Merestui Fauzi…

MINGGU, 29 APRIL 2012 | 21:08 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Kali ini dukungan untuk Fauzi Bowo mengalir dari mulut mantan Ketua Umum PN Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Muzadi.

Minggu petang (29/4) Fauzi Bowo menyempatkan diri mengunjungi Pondok Pesantren Al Hikam di Depok, Jawa Barat, yang diasuh KH Hasyim Muzadi. Dalam kunjungan itu sekitar 100 alim ulama menggelar pengajian dan memanjatkan doa kedua orang tua Fauzi Bowo juga kakek dan neneknya yang telah wafat.

Menurut Hasyim Muzadi, Fauzi Bowo adalah sosok yang memiliki pengalaman memadai dan dapat menangani permasalahan Jakarta. Itulah sebabnya, sambung Hasyim Muzadi, dirinya memberikan dukungan moril dan restu kepada Fauzi Bowo dan pasangannya, Nachrowi Ramli, untuk bertarung dalam pemilihan gubernur bulan Juli mendatang.

“Fauzi Bowo adalah gubernur yang ahli menangani Jakarta dalam satu periode memimpin Jakarta,” kata Hasyim Muzadi seperti ditirukan Head of Media Center Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Kahfi Siregar, dalam perbincangan dengan Rakyat Merdeka Online.

Hasyim Muzadi juga mengatakan, Fauzi Bowo adalah pemimpin daerah yang memiliki kompetensi dan mampu mengoptimalkan kemampuan serta perangkat pemerintah provinsi Jakarta dalam mengentaskan berbagai masalah berat di ibukota, termasuk kemacetan dan banjir.

“Fauzi Bowo kompeten dan berhasil dalam menghadapi masalah tersebut,” ucap Hasyim Muzadi.

Adapun Fauzi Bowo menjelaskan sebagai orang yang dibesarkan dalam tradisi NU, dirinya merasa perlu berkunjung ke pesantren yang dikelola Hasyim Muzadi. Dia juga sempat bercerita mengenai kakeknya yang ikut membesarkan NU di Jakarta.

Di sisi lain, Fauzi Bowo juga mengatakan warga NU tidak akan dibebani untuk memilih pasangan tertentu. Sebab, sambungnya, warga berhak menentukan pilihan sesuai prinsip kehidupan berdemokrasi.[guh]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya