Berita

andi arief/ist

Tim Andi Arief Temukan Gunung Radial di Sumbawa

KAMIS, 19 APRIL 2012 | 13:54 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Selain membicarakan kaitan antara bencana dan penjajahan yang membuat bangsa Indonesia kehilangan cerita tentang peradaban di masa lalu serta temuan para geologis Newmont ketika meneliti Bukithijau di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana Andi Arief juga menyampaikan sebuah temuan penting.

Tim Katastropik Purba yang dibentuk kantor Andi Arief menemukan suatu bentukan morfologi yang menarik di daerah pantai. Temuan itu seperti gunung yang radial. Namun bagian sirkular di tengah menunjukkan pola menurun ke tengah seperti kaldera dangkal.

"Seolah-olah seperti bentuk galian tambang porfiri yang sudah ditutup. Peta geologi menunjukkan data yang tidak konsisten. Kemungkinan memang belum pernah didaki untuk diteliti. Seperti gunung api purba," ujar Andi Arief kepada Rakyat Merdeka Online, Kamis siang (19/4).

Bahkan eksplorasionis Newmont pun disebutkan tertarik dengan fenomena tersebut. Sebab, kalau ditemukan kandungan mineral di tempat itu berarti di dalam "gunung" tersebut kemungkinan juga akan didapatkan cadangan serupa seperti di Batuhijau.

Tetapi bisa jadi juga sudah habis ditambang orang-orang terdahulu. Andi Arief juga mendengar bahwa dalam tahun ini pihak Newmont akan meneliti kawasan yang masih  masuk kawasan konsesi.

"Ternyata makin banyak misteri masa lalu Indonesia. Bekas-bekas penambangan kuno atau purba menunjukkan bahwa pengetahuan dan teknologi mineral dan metalurgi bangsa di kepulauan Nusantara ini di masa lalu sangat maju," demikian Andi. [guh]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya