Berita

megawati soekarnoputri

PDIP Apresiasi Survei Golkar Tempatkan Mega di Urutan Teratas

RABU, 18 APRIL 2012 | 09:23 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri keluar sebagai calon presiden yang memiliki tingkat popularitas tertinggi berdasarkan survei internal yang dilakukan oleh Partai Golkar.

Menanggapi itu, politisi senior PDI Perjuangan  Sabam Sirait mengapresiasi hasil survei internal Partai Golkar yang menempatkan Megawati di urutan pertama, mengungguli Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie.

"Saya kira sangat wajar kalau Mega di urutan pertama. Saya mengapresiasinya karena justru itu survei internal partai lain namun mencantumkan nama Ketum PDIP. Survei internal Golkar ini merupakan bentuk keterbukaan partai lain atas peluang tokoh dari partai lain," ujar Sabam.

Seperti dilansur JPNN, (Rabu, (18/4), menurut Sabam, sangat wajar kalau kalau survei eksternal dan internal melibatkan semua tokoh nasional khususnya tokoh pimpinan partai politik agar berlangsung dinamika yang terukur.  "Yang pasti, hasil survei internal Golkar itu merupakan pembuktian untuk yang kesekian kalinya, kalau tingkat elektabilitas Megawati tetap tinggi untuk dicalonkan kembali sebagai presiden," ujarnya.

Jadi, tambah dia,  tidak ada alasan kalau kemudian muncul pernyataan yang melarang tokoh-tokoh tua untuk tidak mencalonkan diri lagi sebagai presiden dalam Pilpres 2014 karena alasan regenerasi. Dia menilai, ukuran tua dan muda itu sangat relatif tergantung dari sudut pandang mana menilainya. "Dari sudut pandang saya sendiri, Megawati  masih sangat layak maju sebagai calon presiden pada pilpres 2014 mendatang. Sebab beliau masih sangat sehat secara fisik.  Terus terang saja saya sangat tidak suka dengan terus  dimunculkannya dikotomi tua dan muda itu," katanya.

Sebaiknya, menurut Sabam,  hindari dikotomi soal usia. Yang penting semangat muda dan selalu memiliki ide dan gagasan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

Senin lalu, Sekjen DPP Partai Golkar, Idrus Marham, mengungkapkan, pihaknya menggelar surveinya kepada masyarakat melalui lembaga survei yang ditunjuk khusus. "Hasilnya cukup ketat, Pak Ical terus meningkat terakhir di angka 16 persen%. Prabowo di angka 17%, dan Megawati di angka 18%," ungkapnya. [zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya