Berita

kim jong-un/ist

LAPORAN DARI PYONGYANG

Kim Jong Un Akhirnya Buka Mulut

MINGGU, 15 APRIL 2012 | 11:33 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Setelah lima bulan memimpin Korea Utara, Kim Jong-un akhirnya berbicara langsung di depan ratusan ribu rakyat dan tentara Korea Utara yang berkumpul di Lapangan Kim Il-sung di pusat kota Pyongyang. Pidatonya juga didengar oleh rakyat Korea khususnya yang berdiri di sepanjang jalan-jalan utama Pyongyang, Minggu pagi (15/4).

Parade di lapangan Kim Il-sung digelar untuk mengenang seratus tahun pendiri Korea Utara yang juga kakek Kim Jong-un, Kim Il-sung. Anggota korps diplomatik dan ratusan tamu negara, termasuk Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea Ristiyanto ikut menyaksikan parade itu. Begitu juga dengan ratusan jurnalis dari berbagai media massa di dunia yang berdiri di bibir lapangan.
 
Rakyat Merdeka Online mendapat kesempatan menyaksikan langsung parade ini dari podium tamu negara.

Selain menampilkan kekuatan militer Korea Utara, dalam parade itu ratusan ribu rakyat Korea Utara juga menyampaikan dukungan mereka kepada Kim Jong-un.
 
"Lindungi Kim Jong-un. Satukan hati dengan Kim Jong-un," teriak mereka yang berdiri di tepi Lapangan Kim Il-sung, persis di bawah panggung kehormatan.
 

 
Kim Jong-un menggantikan ayahnya, Kim Jong-il, yang meninggal dunia pada bulan Desember 2011. Beberapa hari lalu Konges Partai Pekerja Korea Utara mengangkat Kim Jong-un sebagai Sekretaris Pertama Partai dan mengukuhkan posisi pria berusia 31 tahun itu sebagai orang nomor satu di Partai Pekerja Korea dan seluruh Korea Utara.
 
Dalam pidatonya, Kim Jong-un mengajak rakyat Korea Utara kembali mengenang perjalanan perjuangan rakyat Korea menghadapi penjajahan bangsa asing, dimulai dari penjajahan Jepang di awal abad ke-20, Perang Korea di kurun 1950-1953 hingga perjuangan mempersatukan Korea Utara dan Korea Selatan. Revolusi Korea, sebut Kim Jong-un, dimulai ketika Kim Il-sung menerima dua pucuk pistol dari ayahnya sebelum meninggal dunia. Dengan kedua pucuk pistol itu, Kim Il-sung menggalang kekuatan melawan imperialis Jepang. Hingga kini, kata Kim Jong-un lagi, Korea Utara menjadi salah satu negara di dunia yang memiliki pasukan militer terkuat.
 
Kim Jong-un juga mengatakan perjuangan Korea Utara belum selesai sampai kedua Korea yang terpisah oleh penjajahan asing dipersatukan kembali.
 

Dia juga memerintahkan agar seluruh tentara Korea Utara melindungi rakyat sebaik mungkin.

Kim Jong-un yang pernah menuntut ilmu di Swiss itu menyampaikan salam untuk rakyat Korea di bagian selatan Semenanjung Korea dan seluruh manusia di dunia.
 
Parade militer dimulai dengan menampilkan kelompok tentara yang mengenakan seragam Tentara Rakyat Korea saat menghadapi penjajahan Jepang, diikuti kelompok tentara yang mengenakan seragam Tentara Rakyat Korea di medan laga Perang Korea. Menyusul di belakangnya adalah kelompok tentara generasi ketiga dan persenjataan canggih Korea Utara. Beberapa jenis senjata baru yang diproduksi Korea Utara juga ditampilkan untuk pertama kali dalam parade ini.
 
Senjata-senjata baru itu antara lain tank dengan laras tembak yang panjangnya melebihi panjang tank. Juga beberapa roket dengan jangkauan antara 3 ribu hingga 4 ribu kilometer. Begitu juga dengan roket antarbenua yang memiliki jangkauan hingga 6 ribu kilometer.
 
Di akhir parade, Kim Jong-un menyempatkan diri melambaikan tangan ke arah semua peserta parade, tamu negara dan jurnalis asing, sambil sesekali menyatukan genggaman kedua tangannya. [guh]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika, Martin Kembali ke Puncak Klasemen

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:27

Prabowo dan El-Sisi Kecam Keras Pembangunan Permukiman Ilegal Israel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:20

Gus Lilur Minta KPK Usut Dugaan Aliran Dolar di Muktamar NU

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:06

Quiles Juara Moto3 Mandalika, Veda Ega Finis Keenam

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:52

Koperasi Didorong Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:44

Mesir Tambah Beasiswa untuk Mahasiswa Kedokteran, Teknik, dan Sains Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:42

20 Kapolres dan Kapolresta Pulau Jawa Dirombak Jenderal Suyudi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:33

Prabowo Bidik Penguatan Ekonomi RI-Mesir Lewat Perjanjian Dagang dan Dana Investasi Bersama

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:14

Krisman Harefa Gugat MSIG Life Insurance Indonesia Rp1 Miliar ke PN Jaksel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:11

Muzakarah Tauhid Sufi Jadi Momentum Perkuat Persatuan Umat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01

Selengkapnya