Berita

arwani thomafi/ist

RUU PEMILU

Dituding Ingin Cari Selamat, PPP Tepis Omongan Ketum Partai Nasdem

JUMAT, 13 APRIL 2012 | 15:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Bila memang bermaksud menyelamatkan partai menengah ke bawah, lebih baik partai-partai yang ada di DPR mengusulkan ambang batas masuk parlemen sebesar 2,5 persen seperti pada pemilu 2009 lalu.

"Kalau mau menyelamatkan, ya kita pilih 2,5 persen sekalian saja," ujar mantan Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu M. Arwani Thomafi kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 13/4).

Namun, dia mengungkapkan, partai di DPR tetap menginginkan ada kenaikan ambang batas masuk Parlemen menjadi 3,5 persen. Mayoritas fraksi di DPR mengusulkan ambang batas 3,5 persen itu berdasarkan kajian.


"2,5 persen dengan 3,5 persen itu dalam kajian kami tidak jauh berbeda. Artinya masih dalam batas bisa ditoleransi. Tetapi, di atas 3,5 persen itu sudah jauh lari dari prinsip-prinsip proporsionalitas," jelas Sekretaris Fraksi PPP ini.

Meski begitu, dia tidak menampik memang ada kompromi di antara sesama fraksi untuk menggolkan RUU Pemilu.

"Pasal-pasal itu memang hasil sebuah kompromi. Semua pembahasan termasuk kebijakan itu kan mencari titik temu. Musyarawah mufakat itu kan kompromi. Kompromi itu kan karena ada salah satu pihak yang memahami pihak lain. Pihak lain juga memahami pihak yang satu," jelasnya. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya