Berita

presiden sby/ist

Hanya 0,5 Persen Perhatian SBY untuk PKS

JUMAT, 06 APRIL 2012 | 12:50 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Keliru dan salah besar bila ada kalangan yang mengatakan konsentrasi Presiden SBY kini tersedot urusan koalisi sehingga mengabaikan urusan rakyat.

Dapat dikatakan sebesar 99,5 persen perhatian dan pikiran SBY dicurahkan untuk menangani persoalan yang dihadapi rakyat setelah UU APBN Perubahan 2012 ditetapkan.

Sementara hanya 0,5 persen perhatian dan pikirannya yang dialokasikan untuk persoalan koalisi wa bil khusus tentang Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di barisan koalisi.


"Hari-hari ini, bahkan sejak Sabtu sesaat setelah APBNP 2012 diundangkan DPR, SBY langsung merapatkan kabinet," ujar Staf Khusus Presiden Heru Lelono.

"Pemerintah memang harus segera melakukan konsolidasi sehubungan APBNP 2012 yang telah diputuskan, agar program pembangunan bisa terus dilakukan secara tepat," sambungnya saat berbicara dengan Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 6/4).

Hampir setiap hari dilakukan rapat terbatas yang memutuskan persoalan di masing-masing sektor pembangunan. Urusan PKS, tambah Heru lagi, bukan prioritas SBY hari ini. [guh]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya