Berita

ilustrasi/ist

Melerai Pertengkaran, Polisi Dikeroyok Massa

MINGGU, 22 JANUARI 2012 | 18:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Anggota Polsek Caringin, Bogor, Briptu Dodi Sukmawijaya babak belur dihajar anggota Gerakan Reformis Islam (Garis) tadi siang. Pengroyokan dipicu karena Brpitu Dodi melerai pertengkaran antara anggota Garis dengan sopir bus.

Pertengakaran terjadi lantaran bus itu menyerempet salah satu motor yang dikendarai anggota Garis saat konvoi usai menggelar aksi di GKI Yasmin, Bogor.

Kapolres Caringin, Kompol Yayan Sopyan mengatakan, insiden terjadi gang Cimande, di Jalan HR Edi Sukma sekitar pukul 13.30 WIB. Akibatnya korban mengalami luka memar di kepala, pipi robek dan bibir memar.


"Kita sudah periksa Ujang Andri (27), anggota Garis," kata dia kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 23/1).

Dia menjelaskan, kejadian bermula saat Briptu Dodi bertugas mengatur lalu lintas di gang Cimande. Dari arah Bogor, ada konvoi ratusan massa dari Garis Kabupaten Sukabumi. Mereka hendak pulang usai menggelar aksi di GKI Yasmin, Bogor. Sebuah bus muncul dan menyerempet sebuah motor dari konvoi itu. Lalu pertengakaran pun terjadi.

Briptu Dodi, lanjut dia, hendak melerai. Tapi usahanya malah dibalas dengan pukulan. Berdasarkan olah TKP, untuk sementara Briptu Dodi diduga dikeroyok sepuluh orang anggota Garis.

"Belum ada tersangka. Proses penyelidikan akan terus kita lakukan," kata Kompol Yayan.

"Aparat saja sudah disepelekan, apalagi masyarakat," tutupnya.

Saat ini, Briptu Dodi tengah menjalani perawatan di UGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, hasil rujukan dari Dokter 24 Jam Caringin. Saksi di TKP menyebut kepala dan muka Briptu Dodi dipukul dengan helm oleh anggota Garis itu. [ysa]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya