Berita

Nicky Hayden

Olahraga

Motor Baru Ducati Memuaskan

MotoGP
MINGGU, 22 JANUARI 2012 | 08:12 WIB

RMOL.Tim Ducati menyambut musim balapan MotoGP dengan serius. Tim yang bermarkas di Italia ini sukses menjajal kemampuan mo­tor barunya GP12 di Sirkuit Je­res, Spanyol.

Hasilnya, performa motor akan nantinya di tunggangi Va­lentino Rossi dan Nicky Hayden ini jauh  lebih meningkat dari ha­sil tes sebelumnya.

Motor anyar pabrikan Italia di­jajal oleh dua pebalap tes Car­los Checa dan Franco Battaini. Sete­lah menjalani tes selama tiga hari sejak Kamis (19/1) lalu, proyek  yang di pimpin bos Ducati  Fi­lip­po Preziosi ini menunjukan pe­ningkatan yang signifikan.

Pebalap satelit Ducati  Karel Abraham, sedikit membocorkan kekuatan terbaru Ducati GP12. Rider Cardion AB Motoracing me­nyatakan, kekuatan GP12 ini me­ningkat drastis ketimbang mesin GP11, yang dikendarai oleh Rossi dan Hayden musim lalu.

“Air-cooled mesin empat-stro­ke, ditambah dengan empat silin­der dan empat katup per silinder yang dikontrol oleh sistem katup Desmodromic. Silinder mesin anyar ini juga dibentuk dalam su­dut 90 derajat,” ungkap Abraham dilansir MCN.

Dengan spek terbaru, rupanya Ducati tidak akan melakukan per­ubahan sacara radikal terha­dap motor GP12. Namun, tenaga yang di hasilkan konfigurasi me­sin baru ini cukup berlimpah.

Setelah tes ini, Ducati akan me­­ngikuti tes resmi pertama di Sir­kuit Sepang, Malaysia, 31 Ja­nuari mendatang. Hingga saat ini, tim Ducati belum memberi­kan lebih detail mengenai gam­bar motor yang akan digunakan oleh Rossi dan Hayden. Tampi­lan GP12 sepertinya menjadi ra­ha­sia tersendiri buat Ducati.

Sebelumnya, Rossi dan Hay­den mengungkap optimisme me­na­tap musim depan. Apalagi, mu­­sim 2012 nanti akan menggu­na­kan regulasi baru, mesin 1000cc.

“Saya sangat optimis mampu mencapai standar kecepatan motor. Saya pikir kami memiliki be­berapa hal berbeda untuk di co­ba di Malaysia tetapi itu tidak­lah mudah,” tutur Hayden.

Hayden pun kembali melan­jut­kan pernyataannya bahwa Du­cati di musim ini mampu sema­kin mendekati kecepatan para ri­valnya. Tak hanya itu, keper­ca­yaan juga diusung oleh Hayden kepada seluruh tim Ducati untuk menatap musim depan.

“Saya percaya kami akan men­­dekat. Kami memiliki beberapa ide, tetapi tidak perlu membuat prediksi sekarang (tentang meraih gelar juara),” tegas pebalap ber­juluk Kentucky Kid itu.

Musim lalu Ducati tampil ku­rang memuaskan. Rossi yang me­lakoni debut hanya finis di posisi tujuh, sementara Hayden di peringkat delapan klasemen akhir. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya