Berita

kapal pesiar Costa Concordia

Olahraga

Kloter Pertama Tiba Di Bali

ABK Costa Concordia Pulang Kampung
SABTU, 21 JANUARI 2012 | 08:58 WIB

RMOL. Anak buah kapal (ABK) In­do­nesia yang selamat dari ke­celakaan kapal pesiar Costa Concordia di Italia akhirnya dipulangkan ke  tanah air. Proses pemulangan 170 ABK mulai 19 hingga 21 Januari.

KBRI di Roma memantau ke­seluruhan proses penanganan ABK WNI dam membantu mem­buatkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) karena banyak di antaranya kehilangan paspor.

Kelompok ABK pertama, 14 orang tiba di Denpasar, Bali, tadi malam. Sayangnya, satu awak kapal dari Bali tertunda kepula­ngan­nya. Dia, Nyoman Juniarta, masih dirawat di Rumah Sakit Santa Maria Alle Scotte, Siena.

Kepulangan para awak kapal tersebut, dibagi dalam delapan k­e­lompok terbang (kloter) dan di­pulangkan dalam jangka waktu tiga hari. Ada yang ke Bali, Makassar, Jakarta, Semarang, Solo, Yog­ya­karta, Palembang, dan Medan.

Perusahaan kapal Costa Con­cordia, Costa Crociere SpA yang berkantor pusat di Genoa, Italia, telah membayarkan gaji awak kapal dalam bentuk tunai  Rabu (18/1). Sisanya, akan di­transfer melalui bank selambat-lambat­nya dalam waktu sebulan.  Pihak perusahaan juga akan mem­be­rikan prioritas kepada ABK In­donesia yang berminat untuk kembali bekerja.

Kapal mewah Italia itu teng­gelam, Jumat (13/1). Kapal itu terbalik dan kandas di perairan dangkal dengan 4.232 orang pe­numpang dari 60 negara. Insi­den ini menewaskan 11 orang dan 20 orang dinyatakan hilang. Saat ini, kapal dalam posisi terbalik di lepas pantai Pulau Giglio. Ada kekhawatiran posisi kapal ber­geser ke bagian laut yang lebih dalam. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya