Berita

IST

PT Pos Indonesia Luncurkan Prangko Naga Air

SELASA, 17 JANUARI 2012 | 22:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Menyambut tahun baru China, PT Pos Indonesia hari ini mengeluarkan seri terbaru prangko Naga Air yang sesuai dengan shio tahun 2012 yaitu tahun Naga. Peluncuran seri prangko diselenggarakan PT Pos Indonesia dengan dukungan Lembaga Kerjasama Ekonomi, Sosial dan Budaya Indonesia-China (LIC) serta Grand Indonesia yang menjadi tempat pelaksanaan acara, serta dihadiri oleh pengurus Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI).

"Salah satu fungsi prangko adalah sebagai perekam peristiwa dan sebagai media perekat antar bangsa. Prangko dengan tema shio merupakan perwujudan pembauran budaya antar bangsa dan warga Negara, antara budaya Indonesia dan budaya Tionghoa. Merupakan kebanggaan bagi kami untuk turut berpartisipasi meramaikan tahun baru China dengan mengeluarkan pranko seri Naga ini," kata Direktur Utama PT Pos Indonesia, Dr. I Ketut Mardjana,

PT Pos Indonesia secara rutin menerbitkan seri prangko bertema shio sejak tahun 2007. Langkah PT Pos Indonesia menerbitkan prangko bertema shio bisa memenuhi harapan para filatelis lokal dan mancanegara, terutama masyarakat Tionghoa Indonesia yang juga banyak menjadi pencinta filateli.


Prangko seri Naga yang dikeluarkan kali ini terdiri dari tiga bagian. Prangko seri Tahun Naga kali ini terdiri dari prangko Naga dan Burung Hong dengan latar belakang Kelenteng Hok Ceng, Pulau Kemaro, Palembang; prangko Sepasang Naga dan Kylin dengan latar belakang Kelenteng Tri Dharma Raya, Singkawang; dan Naga dan Burung Hong dengan latar belakang Pagoda Watu Gong, Semarang. Sementara souvenir sheet nomor satu menampilkan desain Sepasang Naga dengan latar belakang Kelenteng Sam Poo Kong, Semarang.

Naga, khususnya Naga Air, disebut-sebut memiliki keseimbangan logika dan kreativitas yang akan mendorong kemampuan untuk melayani, sadar lingkungan, dan menyisihkan ego demi kebaikan semua. Bila dilihat dalam perspektif keadaan dunia pada umumnya, maka tahun 2012 bisa menjadi momentum untuk membatasi pemanasan global, memberi perhatian yang besar terhadap kesehatan, ketimpangan sosial dan kelaparan dunia. Ini adalah harapan yang ingin disampaikan melalui penerbitan prangko seri Naga sekaligus tantangan yang harus dijawab.

Dalam kesempatan itu, PT Pos Indonesia juga menerbitkan 30.000 mini sheet dengan harga Rp 15.000, per set dan 30.000 Souvenir Sheet dengan harga Rp 5.000 per set. Sampul Hari Pertama (SHP) dicetak sebanyak 4.000 set dengan harga Rp 9.500 per set dan Sampul Hari Pertama (SHP) Souvenir Sheet dicetak sebanyak 4.000 set dengan harga Rp 7.000 per set. Selain itu diterbitkan pula Kemasan Filateli yang dicetak sebanyak 4.000 set dengan harga Rp 30.000. [dem]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya