Berita

guruh soekarnoputra/ist

Guruh Soekarnoputra: Puan Maharani Masih "Hijau", Saya Siap Memimpin Bangsa

JUMAT, 13 JANUARI 2012 | 22:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Bungsu Presiden Soekarno, Guruh Soekarnoputra menyatakan kesiapannya untuk memimpin bangsa dan negara. Hal itu disampaikan Guruh di sela-sela peringatan ulang tahun dirinya yang ke 59 di kediamananya, Jalan Sriwijaya No 26 Jakarta Selatan.

"Saya punya konsep-konsep dan sudah saya persiapkan," kata dia (Jumat malam, 13/1).

Guruh sangat berharap agar Indonesia bisa berjaya, bisa mewujudkan cita-cita proklamasi dan Pancasila. Apalagi, kata dia, berjaya menjadikan Indonesia sebagai mercusuar dunia.


Dia mengingatkan, selama Pancasila diselewengkan, maka selama itu pula bangsa dan negara ini tidak akan bisa menjadi baik. Selama Pancasila tidak digunakan sebagai ideologi dasar, maka upaya perbaikan atau perubahan yang dilakukan hanya sekedar tambal sulam saja. Seperti apa yang dilakukan pemerintah sekarang ini.

Apakah mau mencalonkan dari PDI Perjuangan? Bukankah PDI Perjuangan masih akan mencalonkan Megawati, dan atau Puan Maharani?

Guruh sadar betul kalau dirinya memang kurang dipandang di PDI Perjuangan, sampai-sampai namanya tak diwacanakan sama sekali. Sementara mengenai Puan Maharani, Guruh mengatakan dia belum cocok jadi calon presiden. Jam terbang dan pengalaman kepemimpinan dia masih sedikit alias hijau.

"Soal PDI P kembali mencalonkan Mega itu terserah PDI P. Soal Puan (juga) terserah PDIP. Saya pribadi melihat Puan masih "hijau". Itu sangat dipaksakan," kata Guruh.

"Saya siap memimpin, tapi bukan mencalonkan diri, tapi harus dicalonkan rakyat," tandasnya.[dem]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya