Berita

ilustrasi/ist

RUU DESA

Kepala Desa Se-Jawa Tengah Siap Tutup Jalur Pantura

SELASA, 03 JANUARI 2012 | 16:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Kepala desa dan perangkat desa seluruh Jawa Tengah siap turun ke jalan untuk menutup jalur Pantura dan jalur selatan pada 12 Januari mendatang. Mereka akan bergabung dengan kepala desa dan perangkat desa di provinsi Jawa Timur dan Banten yang sebelumnya sudah menyatakan kesiapannya.

"Kami ikut mendukung. Tetapkan segera UU desa," kata kepala desa Banyumas, Peradi, di sela-sela forum koordinasi dan konsolidasi Parade Nusantara di Candi Resto, Jalan Raya Solo Baru No 33, Solo, Jawa Tengah beberapa saat lalu (Selasa, 3/1).

Sebanyak 300-an lebih kepala desa dan perangkat desa se Jawa Timur ikut hadir dalam konsolidasi ini. Rencananya, pada 12 Januari mendatang, atau bertepatan dengan hari jadi Parade Nusantara, paguyuban lurah seluruh Indonesia, para kepala desa dan perangkat desa akan menggelar aksi karnaval bersama di jalur Anyer-Panarukan atau jalur Deandels di sebelah Utara Jawa, dan jalur Sidoarjo-Bogor di sebelah Selatannya.


"Jangan sehari kita lakukan aksinya, kalau sehari ndak bakal didengerin. Seminggu saja," kata kepala desa lainnya.

Sementara Ahmad Darsih, lurah Brebes, menyatakan akan bergabung dengan para kepala desa yang ada di Cirebon dalam aksi nanti karena cukup memungkinkan. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya