Berita

aulia pohan/ist

AULIA POHAN DITANGKAP?

Imigrasi Belum Bisa Pastikan Kepergian Aulia Pohan

SABTU, 17 DESEMBER 2011 | 10:28 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Pihak Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM belum mengetahui data perlintasan ke luar negeri Aulia Pohan yang dikabarkan ditangkap oleh kepolisian di Swiss pekan lalu.

Kepala Bagian Humas Ditjen Imigrasi Kemenkum dan HAM, Maryoto, saat dihubungi sesaat lalu mengaku baru tahu ada kabar penangkapan itu dari media massa. Di samping itu dia belum dapat memastikan data kepergian Aulia Pohan ke luar negeri akhir-akhir ini.

"Soal info penangkapan, tentunya itu domain Kementerian Luar Negeri. Tapi data perlintasan yang bersangkutan saya belum cek lagi," kata Maryoto, Sabtu (17/12).


"Dari kemarin saya baru tahu kabar ini dari teman-teman wartawan. Dalam waktu dekat akan saya periksa datanya," imbuhnya.

Beredar kabar Aulia Pohan ditangkap di Swiss pekan lalu karena mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia itu terlibat dalam praktik pencucian uang.

Menko Polhukam Djoko Suyanto dan Jurubicara Presiden Julian Aldrin Pasha, kemarin, tidak membantah maupun mengiyakan informasi tersebut.

Aulia Pohan memang pernah punya masalah hukum di Tanah Air. Pertengahan Juli 2009, ayah Annisa Pohan istri anak sulung Presiden SBY itu divonis 4 tahun 6 bulan penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Dia terbukti bersalah dalam aliran dana Yayasan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (YLPPI).

Selain pidana penjara, dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Tipikor juga menjatuhkan denda sebesar Rp 200 juta, subsider 6 bulan penjara. 13 bulan setelah vonis, Aulia Pohan kemudian mendapatkan bebas bersyarat dari Kementerian Hukum dan HAM. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya